NGAWI - Sebanyak tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Kabupaten Ngawi, mengalami mual, pusing, dan muntah yang diduga terjadi setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Empat siswa di antaranya sempat dilarikan ke klinik untuk mendapatkan perawatan.
Empat dari tujuh siswa tersebut menjalani perawatan di Klinik Pratama Aisyiyah Sine pada Senin siang. Mereka mengeluhkan sejumlah gejala, mulai dari mual, muntah, hingga pusing.
Mendapat informasi dari pihak klinik, polisi langsung mendatangi sekolah. Didampingi pihak sekolah, petugas kemudian mengecek menu MBG yang dibagikan pada hari tersebut, yakni nasi, sayur wortel, tahu, dan ayam goreng.
Keluhan mulai dirasakan sekitar dua jam setelah para siswa kelas 10 menyantap menu MBG. Sebanyak tujuh siswa kemudian mengalami mual, muntah, dan pusing. Tiga siswa mendapatkan penanganan di ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS), sementara empat lainnya dibawa ke Klinik Pratama Aisyiyah Sine.
Baca Juga : 7 Siswa SMK Alami Mual, 4 Siswa Sempat Dilarikan ke Klinik
Salah satu siswa yang mengalami keluhan, Yusuf Bani Pratama, mengaku mulai merasakan kondisi tidak enak badan setelah mengonsumsi makanan tersebut.
Sementara itu, guru SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Asna, mengatakan pihak sekolah langsung melakukan penanganan setelah mengetahui adanya sejumlah siswa yang mengalami keluhan.
Dokter Klinik Pratama Aisyiyah Sine, Rhea Aulia, menjelaskan seluruh siswa yang menjalani pemeriksaan telah mendapatkan penanganan medis. Setelah kondisinya membaik, mereka diperbolehkan pulang.
Baca Juga : Puluhan Siswa Diduga Keracunan Makan Gratis, Dapur SPPG Tempurejo Kota Kediri Ditutup Sementara
Dari empat siswa yang dibawa ke klinik, satu siswa sempat mendapatkan infus karena mengalami lemas. Namun, setelah menjalani perawatan, kondisinya membaik dan diperbolehkan pulang.
Sementara itu, PIC SPPG Ngrambe, Didin Amirudin, mengatakan pihaknya awalnya menerima informasi mengenai enam siswa yang mengeluhkan sakit. Ia kemudian membantu membawa empat siswa yang mengalami kondisi lemas ke klinik untuk mendapatkan pemeriksaan.
Pada hari tersebut, SPPG Ngrambe menyalurkan sekitar 400 paket MBG ke SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe.
Baca Juga : Diduga Keracunan MBG, 18 Siswa SDN Demangan 01 Madiun Dilarikan ke Rumah Sakit
Secara keseluruhan, SPPG Ngrambe menyalurkan MBG kepada 3.148 penerima dari 26 sekolah di Kecamatan Ngrambe. Dari sekolah lainnya, hingga kini tidak terdapat laporan adanya keluhan serupa.
Penyebab pasti munculnya keluhan pada para siswa masih dalam penelusuran. Pemeriksaan terhadap kondisi siswa maupun makanan yang dikonsumsi dilakukan untuk mengetahui penyebab kejadian tersebut.



















