Nasib apes dialami Saiban, 68 tahun peternak di Dusun Petang, Desa Pesucen, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi. Menjelang lebaran ia justru merugi, karena enam ekor kambing miliknya mati terpanggang pada kebakaran yang terjadi pada Rabu (11 Maret 2026) dini hari tadi.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 23.50 WIB. Objek yang terbakar berupa kandang semi permanen berukuran 6x8 meter. Kandang diisi 10 ekor kambing. Selain jadi kandang, bangunan itu juga jadi tempat tinggal Saiban.
Peristiwa kebakaran dilaporkan ke Damkarmat Banyuwangi. Petugas dari Regu Brama 3 langsung menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 00.17 WIB.
"Sebelum melakukan pemadaman petugas berhasil mengevakuasi empat ternak selamat. Sementara enam kambing mati terbakar," kata Salam.
Baca Juga : Disabilitas Surabaya Berkurban: 2 Sapi dan 32 Kambing Disembelih di Rumah Singgah Istana Karya Difabel

Setelah berhasil mengevakuasi kambing, petugas Damkar melakukan pemadaman api. Proses pemadaman selesai pukul 01.33 WIB.
Salam menyebut berdasarkan keterangan pemilik kandang, sebelum kebakaran terjadi ia sempat membakar sampah di dekat lokasi kandang. Setelah itu pemilik meninggalkan tempat tersebut untuk keluar sebentar.
Baca Juga : Momentum Idul Adha 1445 H, BPBD Jatim Sembelih 4 Ekor Sapi dan 7 Ekor Kambing
Saat kembali, api sudah membesar dan melalap bangunan kandang. Warga sekitar kemudian menghubungi petugas Damkarmat sehingga proses pemadaman bisa segera dilakukan.
"Diduga kuat api berasal dari pembakaran sampah yang ditinggalkan. Tiupan angin membuat percikan api menyambar material kandang yang mudah terbakar hingga api dengan cepat membesar. Tidak ada korban jiwa, namun akibat kejadian ini pemilik mengalami kerugian Rp 25 juta," tandasnya.
Handoko Khusumo
Editor : JTV Banyuwangi



















