SURABAYA - Sebanyak 54 penerbangan di Bandara Internasional Juanda terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau, Senin (7/9/2026). Dari jumlah tersebut, 24 merupakan penerbangan kedatangan dan 30 penerbangan keberangkatan, terutama rute tujuan Jakarta, yang terdampak dan batal terbang.
Kondisi ini membuat sejumlah calon penumpang harus mengubah rencana perjalanan. Sebagian memilih menggunakan transportasi darat, termasuk travel, sebagai alternatif untuk tetap bisa mencapai tujuan.
Hingga sekitar pukul 11.40 WIB, sejumlah calon penumpang tujuan Jakarta masih tertahan di Bandara Juanda. Mereka harus menunggu kepastian penerbangan setelah sejumlah jadwal dibatalkan akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
Salah satunya rombongan Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah. Sebanyak 14 orang dalam rombongan tersebut terpaksa menunda perjalanan dari Surabaya menuju Pangkalan Bun.
“Kami pulang dari acara di Bali dan sekarang hendak kembali ke Pangkalan Bun. Rutenya dari Denpasar ke Surabaya, kemudian Surabaya ke Pangkalan Bun. Seharusnya kami berangkat pukul 15.00 WIB. Namun, karena bencana ini, kami belum bisa pulang,” ujar Tatariana, anggota PWKI Kabupaten Sukamara.
Kondisi serupa dialami rombongan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Jember. Enam orang dalam rombongan tersebut sedianya terbang dari Surabaya menuju Jakarta untuk menghadiri kegiatan dinas.
Namun, penerbangan mereka dibatalkan sehingga rombongan memilih menggunakan transportasi darat melalui layanan travel sebagai alternatif untuk menuju Jakarta.
“Seharusnya kami terbang ke Jakarta menggunakan Lion Air pukul 11.05 WIB. Namun, penerbangannya dibatalkan. Kami sempat mencari armada lain, tetapi transportasi darat sepertinya sudah penuh. Sebagai alternatif, kami akan menggunakan travel yang tadi mengantar kami dari Jember,” terang Ema, perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Jember.
Hingga Senin sore, sejumlah penumpang masih bertahan di bandara Juanda menunggu kepastian keberangkatan dari maskapai.
Editor : Ferry Maulina



















