Menu
Pencarian

355 Personel Disiagakan dalam Operasi Angkutan Lebaran KAI Daop 7 Madiun

JTV Madiun - Jumat, 13 Maret 2026 12:43
355 Personel Disiagakan dalam Operasi Angkutan Lebaran KAI Daop 7 Madiun
Ali Afandi VP KAI Daop 7 Madiun memaparkan kesiapan sarana, prasarana, serta personel pengamanan dalam Operasi Angkutan Lebaran 2026.

KOTA MADIUN - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 7 Madiun menggelar apel gelar pasukan dalam rangka operasi angkutan Lebaran 2026. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan keamanan serta kelancaran pelayanan kereta api selama masa arus mudik dan arus balik Lebaran.

Dalam operasi tersebut, KAI Daop 7 Madiun melibatkan sebanyak 355 personel pengamanan. Personel tersebut berasal dari internal KAI serta hasil kolaborasi dengan TNI dan Polri guna mendukung kelancaran operasional kereta api selama masa angkutan Lebaran.

Vice President PT KAI Daop 7 Madiun, Ali Afandi, mengatakan pihaknya juga melakukan pengamanan pada sejumlah titik rawan di lintasan kereta api. Tiga lokasi yang menjadi perhatian khusus yakni lintas Madiun–Babadan, Saradan–Wilangan, serta Rejotangan, Blitar.

“Untuk mitigasi prasarana di lintas, kami memiliki tiga daerah pantauan khusus yang dianggap rawan. Di titik tersebut kami menempatkan personel yang berjaga selama 24 jam agar kondisi lintasan tetap terpantau,” ujar Ali Afandi.

Baca Juga :   Ratusan Jemaah Muhammadiyah di Trenggalek Gelar Salat Tarawih

Selain itu, KAI Daop 7 Madiun juga menyiapkan sarana penunjang operasional berupa 15 lokomotif siap operasi serta sarana cadangan yang ditempatkan di Kertosono dan Stasiun Madiun. KAI juga menyiapkan dua kereta tambahan, yakni Kereta Berantas tambahan dari Stasiun Blitar serta kereta luar biasa program motor gratis yang bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian dan diberangkatkan dari Stasiun Madiun.

Menurut Ali Afandi, pihaknya juga meningkatkan pengawasan di perlintasan sebidang. Dari total 90 perlintasan yang belum terjaga di wilayah Daop 7 Madiun, KAI menyiagakan 90 personel tambahan yang bertugas secara bergantian selama 24 jam.

Sementara itu, KAI Daop 7 Madiun memperkirakan puncak arus mudik terjadi pada 18 Maret 2026 dengan sekitar 16.000 penumpang tiba di wilayah Daop 7 Madiun. Sedangkan puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 24 Maret 2026 dengan jumlah penumpang mencapai 18.000 orang.

Baca Juga :   Jelang Ramadhan 2026, Inilah 5 Takjil Favorit Orang Indonesia

Selama masa angkutan Lebaran yang berlangsung selama 22 hari, KAI Daop 7 Madiun menargetkan dapat mengangkut sebanyak 229.000 penumpang atau meningkat sekitar 4 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya. Untuk mendukung kebutuhan perjalanan masyarakat, KAI juga menyediakan sekitar 96.000 tempat duduk baik untuk kereta api lokal mau

pun jarak jauh.

Editor : JTV Madiun






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.