Menu
Pencarian


200 KK di Jombang Krisis Air Bersih, Warga Andalkan Bantuan BPBD

Saiful Mualimin - Selasa, 20 Oktober 2026 15:00
200 KK di Jombang Krisis Air Bersih, Warga Andalkan Bantuan BPBD
Warga Dusun Ngares, Desa Kebondalem, Kabupaten Jombang andalkan air bersih bantuan BPBD untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. (Foto: Syaiful Mualimin)

JOMBANG - Sekitar 200 kepala keluarga (KK) di Dusun Ngares, Desa Kebondalem, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, mengalami krisis air bersih. Kondisi ini dipicu rusaknya pompa sumur Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas), sehingga distribusi air kepada warga terhenti.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, warga terpaksa mengandalkan bantuan air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang. Sebagian warga bahkan  terpaksa membeli air isu ulang sejarga Rp 3.000 per galon. Air tersebut digunakan untuk keperluan memasak, mencuri, dan mandi dengan pemaikaian sehemat mungkin.

“Air dari sumur tidak mengalir sama sekali. Terpaksa pakai air galon untuk masak, nyuci baju, dan mandi. Kalau mandi cukup satu gayung, sudah,” ujar Marsih, warga Dusun Ngeres.

Kepala Dusun Ngares, Kadis, mengatakan krisis air bersih semakin terasa dalam dua pekan terakhir. Selain dampak kemarau, kerusakan pompa Pamsimas membuat warga kesulitan mendapatkan pasokan air untuk kebutuhan sehari-hari.

"Yang parah sudah dua mingguan ini. Penyebabnya selain karena kemarau, sumur Pamsimas yang selama dipakai warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mengalami kerusakan," ujar Kadis.

Pemerintah Desa Kebondalem sebelumnya juga telah mengirimkan surat permohonan perbaikan pada 14 Oktober 2026. Namun, hingga Selasa (20/10/2026) siang, perbaikan pompa belum dimulai.

Selama sumur Pamsimas tidak berfungsi, BPBD Jombang menyalurkan bantuan air bersih secara berkala, sekitar 10.000 liter setiap dua hari. Bantuan tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan ratusan keluarga yang terdampak krisis air.

Warga berharap perbaikan segera dilakukan agar distribusi air kembali normal dan kebutuhan air bersih tidak terus bergantung pada bantuan.

Editor : A. Ramadhan






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.