Menu
Pencarian


Spanduk Kritik Greenpeace di Bundaran HI Dicopot, Puluhan Petugas Berjaga

Portaljtv.com - Selasa, 20 Oktober 2026 13:08
Spanduk Kritik Greenpeace di Bundaran HI Dicopot, Puluhan Petugas Berjaga
Spanduk Greenpeace Indonesia bertuliskan “Tangani Krisis Iklim, Turunkan Biaya Hidup” dibentangkan di Patung Selamat Datang, Bundaran HI, Jakarta, Selasa (20/10/2026). (Foto: Instagram/@_logosid)

JAKARTA - Aksi penuntutan penanganan krisis iklim yang dilakukan oleh Greenpeace Indonesia di Tugu Selamat Datang, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, diwarnai dengan pembentangan spanduk raksasa berukuran besar pada Selasa (20/10/2026).

"Tidak ada kemajuan tanpa protes!" seru pihak Greenpeace dalam menyampaikan tuntutan terhadap pemerintah.

Organisasi lingkungan tersebut sengaja memilih momen dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk melancarkan kritik tajam terkait penanganan bencana ekologis dan kebakaran hutan yang dinilai lamban.

Spanduk berwarna kuning yang dibentangkan dari bagian atas monumen ikonik tersebut memuat tulisan menohok bertuliskan “Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah, Apa Kerja Pemerintah?” untuk menggugah kesadaran publik maupun pemangku kebijakan.

Baca Juga :   Survei Celios: Mayoritas Responden Stres Hadapi Kebijakan Pemerintah Prabowo-Gibran

Tidak berselang lama dari aksi pemasangan tersebut, spanduk raksasa kritikan itu akhirnya dicopot oleh petugas gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI AD, pemadam kebakaran, serta Satpol PP yang dikerahkan ke lokasi.

"Teruslah bersuara teman-teman, lebih lantang, lebih kencang, dan lebih banyak! Jadilah perubahan yang kamu ingin kan!" ajak perwakilan Greenpeace merespons dinamika aksi di ruang publik.

Kendati atribut protes tersebut telah diturunkan dari Patung Selamat Datang, puluhan petugas gabungan terpantau tetap bersiaga melakukan penjagaan ketat di sekitar kawasan kolam Bundaran HI untuk mengantisipasi potensi perkembangan situasi lebih lanjut.

Baca Juga :   Prabowo Apresiasi Tawaran Mesir Tambah Beasiswa untuk Mahasiswa RI

Aksi damai yang berujung pada pencopotan paksa ini menyoroti perdebatan panjang mengenai ruang ekspresi bagi masyarakat sipil dalam menyuarakan kritik terhadap kebijakan mitigasi krisis iklim serta kenaikan beban biaya hidup masyarakat. (Tengku Abdillah Ayyub)

Editor : Iwan Iwe






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.