KEDIRI - Wisata arung sungai (river tubing) di Kabupaten Kediri semakin diminati masyarakat. Konsep ekowisata yang ditawarkan tidak hanya terjangkau harganya, tetapi juga menantang adrenalin dan ramah lingkungan.
Salah satunya adalah Wisata Tirto Tani Djojo di Desa Tiru Lor, Kecamatan Gurah. Destinasi ini ramai dikunjungi, terutama karena menyuguhkan aktivitas susur sungai dengan ban besar (river tubing) yang sedang digandrungi.
Pengunjung diajak menyusuri aliran sungai yang cukup deras dengan menggunakan ban berukuran besar, menciptakan sensasi memacu adrenalin. Sepanjang perjalanan, mereka juga dapat menikmati pemandangan pedesaan yang masih asri.
Para wisatawan mengaku penasaran dan ketagihan mencoba river tubing di lokasi ini. "Arus sungainya tidak begitu deras, pemandangannya asri, udaranya sejuk karena banyak pohon rindang," ujar Aura Citra, salah seorang pengunjung.
Pengelola Wisata Tirto Tani Djojo, Abdul Rozak, menjelaskan bahwa konsep wisata ini adalah wisata keluarga, edukasi, dan ekowisata. "Wisata ini memanfaatkan sumber daya alam yang ada, yaitu aliran sungai," katanya.
Dia menyebutkan, pengunjung setiap hari rata-rata mencapai 500 hingga 1.000 orang. Mereka berasal dari berbagai daerah, seperti Kediri, Nganjuk, Tulungagung, Trenggalek, Blitar, Jombang, Gresik, dan Surabaya.
Untuk menikmati river tubing, pengunjung hanya perlu mengeluarkan biaya Rp10.000. Ditambah biaya parkir Rp3.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp5.000 untuk roda empat.
Wisata Tirto Tani Djojo menawarkan alternatif rekreasi yang terjangkau dan dekat dengan alam, sesuai dengan tren wisata yang mengedepankan pengalaman langsung dan kelestarian lingkungan. (M. Zainurofi)
Editor : JTV Kediri



















