Menu
Pencarian


Warga Gunung Putri Berburu Air ke Tengah Hutan

Portaljtv.com - Kamis, 17 September 2026 13:44
Warga Gunung Putri Berburu Air ke Tengah Hutan
Warga Berburu Air (Foto: Alifia Rahma)

SITUBONDO - SITUBONDO – Lebih dari tiga bulan dilanda kekeringan, warga Desa Gunung Putri, Kecamatan Suboh, Situbondo, Jawa Timur, harus menempuh perjalanan sekitar 30 menit berjalan kaki untuk mendapatkan air bersih. Mata air yang berada di tengah perbukitan menjadi salah satu tumpuan warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama musim kemarau.

Kondisi kekeringan membuat warga kesulitan memperoleh air bersih. Sejumlah bak dan timba disiapkan di rumah-rumah warga untuk menampung air yang diperoleh, termasuk dari bantuan pemerintah dan lembaga kemanusiaan.

Bantuan air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Palang Merah Indonesia (PMI) didistribusikan setiap hari ke sejumlah wilayah yang terdampak. Namun, bantuan air menggunakan tangki belum sepenuhnya menjadi satu-satunya andalan masyarakat.

Sebagian warga masih harus mendatangi sumber air yang berada di tengah perbukitan. Dari permukiman, mereka berjalan kaki selama kurang lebih 30 menit dengan melewati medan berupa jalan setapak, berbatu, serta menanjak.

Baca Juga :   Siasat Musim Kemarau: Lahan Pasang Surut Waduk Tambah Luas Tanam Padi di Ngawi

Ermawati, salah seorang warga, mengatakan mata air tersebut menjadi tumpuan masyarakat ketika kemarau berlangsung. Air yang diperoleh digunakan secukupnya, terutama untuk memenuhi kebutuhan minum dan memasak.

“Kami harus berjalan sekitar 30 menit ke mata air. Air yang diambil secukupnya untuk kebutuhan sehari-hari, terutama minum dan memasak,” ujar Ermawati.

Perjuangan warga mendapatkan air bersih turut dilihat langsung oleh Bupati Situbondo Rio Prayogo. Ia turun ke lokasi untuk melihat kondisi masyarakat sekaligus meninjau sumber air yang masih dimanfaatkan warga.

Baca Juga :   25 Desa di Trenggalek Terdampak Kekeringan, Warga Andalkan Dropping Air Bersih

Menurut Rio Prayogo, kondisi kekeringan yang berlangsung di sejumlah wilayah membuat pemenuhan kebutuhan air bersih menjadi perhatian pemerintah daerah. Distribusi air bersih pun terus dilakukan ke wilayah yang terdampak.

“Pemerintah terus melakukan distribusi air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan warga yang terdampak kekeringan,” kata Rio Prayogo.

Kekeringan saat ini melanda enam kecamatan di Kabupaten Situbondo. Kondisi tersebut membuat distribusi air bersih terus dilakukan, sembari pemerintah daerah mencari solusi untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat.

Baca Juga :   Kemarau Melanda, Warga Gucialit Lumajang Rela Berebut Air Bersih Demi Bertahan Hidup

Distribusi air diharapkan dapat membantu warga, terutama di wilayah yang memiliki keterbatasan akses terhadap sumber air. Sementara itu, mata air di tengah perbukitan masih menjadi salah satu sumber yang dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama musim kemarau.

Editor : Iwan Iwe






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.