KABUPATEN PONOROGO - Seorang pria ditemukan hidup dalam kurungan besi selama belasan tahun di Desa Sendang Jambon, Kabupaten Ponorogo. Pria tersebut diketahui bernama Suhananto (40). Ia dikurung di dalam kurungan besi berukuran sekitar 2 x 2 meter. Pihak keluarga terpaksa mengurung Suhananto karena merasa terancam keselamatannya.
Menurut keluarga, Suhananto telah mengalami gangguan kejiwaan berat sejak 25 tahun lalu. Gangguan tersebut mulai muncul saat Suhananto merantau sebagai tenaga kerja Indonesia ke Malaysia pada usia 16 tahun. Setelah beberapa bulan bekerja, perilakunya mulai berubah dan tidak mampu bekerja hingga akhirnya dipulangkan ke Indonesia.
Keluarga menyebut, berbagai upaya pengobatan telah dilakukan. Suhananto sempat menjalani pengobatan medis, termasuk dirawat di rumah sakit jiwa Solo selama hampir dua tahun. Namun, setelah dipulangkan pasca perawatan, kondisinya justru kembali memburuk.
Menurut keluarga, saat kambuh, Suhananto sering mengamuk, mengambil senjata tajam, dan melakukan tindak aniaya. Bahkan, ia pernah mengancam akan melukai dan membunuh anggota keluarganya sendiri.
Baca Juga : Palsukan Dokumen Nikah dan Overstay, WNA Malaysia Diciduk Imigrasi
“Jadi dia ini ada keinginan membunuh, terutama kepada kedua orang tua. Jadi kedua orang tua ini setiap hari di ancem gitu, dibawain parang, balok kayu, golok. Dari segi keamanan dari keluarga memang dibuatkan jeruji besi, mengapa kok jeruji besi karena ini sangat kuat, beberapa lalu kemarin, dia aja sempat keluar dari jeruji busi tersebut.” Ucap Diana Puspitasari, adik kandung
Karena merasa resah dan terancam keselamatannya, keluarga akhirnya terpaksa mengurung Suhananto dalam kerangkeng besi.
Langkah tersebut diambil sebagai upaya terakhir untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Keluarga berharap, pemerintah dapat turun tangan membantu proses pengobatan Suhananto. Terutama melalui fasilitas kesehatan, dinas sosial, dan pihak terkait agar Suhananto mendapat perawatan yang layak.
Baca Juga : Kontes Kambing Jerabang Ponorogo, Dari Arena Lokal Menuju Kesejahteraan Peternak
“Iya dalam bentuk kendang begitu, ya tidak layak untuk manusia di buat kendang seperti itu. Kita nanti kordinasikan dengan Dinas Sosial agar mendapatkan pelayanan yang lebih layak.” ucap Akp Agus Syaiful Bahri, Kasatbinmas Polres Ponorogo
Sementara itu, pihak kepolisian menyatakan Suhananto hujanlah satu satunya odgj yang terpaksa di kurung di Desa Sendang. (*)
Editor : M Fakhrurrozi



















