SURABAYA - Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya kembali menghadirkan Program Antar Mudik Gratis di Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Program ini untuk membantu mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, serta warga sekitar kampus untuk mudik aman, nyaman, dan terorganisir.
Kehadiran fasilitas ini menjadi salah satu bentuk perhatian kampus terhadap kebutuhan mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri, khususnya bagi mahasiswa perantau yang membutuhkan akses transportasi awal menuju terminal utama.
Keberangkatan dijadwalkan dalam dua tahap, yaitu pada Selasa, 10 Maret 2026 pukul 10.00 WIB dan 15.00 WIB, serta Selasa, 17 Maret 2026 pukul 07.00 WIB dan 15.00 WIB.
Seluruh peserta akan berkumpul terlebih dahulu di R. Ing. Soekonjono sebelum diberangkatkan bersama menuju Terminal Purabaya menggunakan armada yang telah disiapkan kampus.
Wakil Rektor II - Supangat, Ph.D., ITIL., COBIT., CLA., CISA. menjelaskan bahwa program ini tidak hanya menyediakan fasilitas transportasi, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan di lingkungan kampus.
"Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya menghadirkan Program Antar Mudik untuk seluruh civitas akademika dan warga sekitar kampus. Perjalanan bukan sekadar berpindah tempat, tetapi juga tentang kebersamaan. Program Antar Mudik ini kami hadirkan sebagai bentuk perhatian dan kepedulian kampus kepada seluruh civitas akademika. Kami ingin memastikan perjalanan mudik berlangsung aman, nyaman, dan terkoordinasi dengan baik," ujarnya.
Menurutnya, titik keberangkatan dari lingkungan kampus dipilih agar peserta memperoleh kemudahan akses sejak awal perjalanan.
"Peserta berkumpul di R. Ing. Soekonjono, kemudian berangkat bersama menuju Terminal Purabaya sehingga mahasiswa tidak perlu khawatir terhadap akses transportasi awal. Dengan keberangkatan bersama, perjalanan menjadi lebih tertata dan memberi rasa aman bagi peserta," tambahnya.
Program Antar Mudik juga menjadi bagian dari komitmen Untag Surabaya dalam menghadirkan layanan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat sekitar. Kampus membuka kesempatan bagi warga di sekitar lingkungan kampus untuk memanfaatkan fasilitas tersebut selama kuota keberangkatan masih tersedia.
Selain membantu efisiensi perjalanan, program ini juga mendorong terciptanya pengalaman mudik yang lebih nyaman bagi mahasiswa yang berasal dari luar kota. Bagi banyak mahasiswa, fasilitas ini menjadi solusi praktis karena memudahkan akses menuju terminal tanpa harus mencari transportasi tambahan secara mandiri.
Salah satu peserta, Falisya Haifa Azzahra, mahasiswa semester enam Program Studi Ilmu Komunikasi Untag Surabaya ini mengaku program tersebut sangat membantu mahasiswa yang akan pulang kampung menjelang Lebaran.
"Program ini sangat bermanfaat karena memudahkan kami yang ingin mudik tanpa harus repot mencari kendaraan menuju terminal. Apalagi saat menjelang Lebaran biasanya transportasi cukup padat, jadi adanya fasilitas dari kampus membuat perjalanan terasa lebih praktis dan nyaman," ungkapnya.
Falisya menilai fasilitas tersebut juga menunjukkan kepedulian kampus terhadap kebutuhan mahasiswa di luar aktivitas akademik.
"Menurut saya ini bentuk perhatian kampus yang nyata. Tidak hanya mendukung kegiatan belajar, tetapi juga memperhatikan kebutuhan mahasiswa ketika akan pulang ke kampung halaman," tambahnya.
Melalui program ini, Untag Surabaya berharap seluruh peserta dapat menjalani perjalanan mudik dengan tenang, berkumpul bersama keluarga, dan kembali ke Surabaya dengan semangat baru untuk melanjutkan aktivitas akademik maupun pekerjaan.
Pendaftaran Program Antar Mudik dilakukan secara daring melalui tautan resmi yang tersedia pada media sosial Untag Surabaya. Pendaftaran bersifat perorangan dan akan ditutup sewaktu-waktu setelah kuota terpenuhi.
Program Antar Mudik menjadi salah satu wujud bahwa Untag Surabaya terus menghadirkan layanan pendidikan yang disertai kepedulian sosial, sehingga keberadaan kampus tidak hanya berdampak di bidang akademik, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi lingkungan sekitar. (r*)
Editor : M Fakhrurrozi



















