PONOROGO - Ratusan calon jamaah haji asal Ponorogo mulai mengumpulkan koper di Kantor Kementerian Agama setempat sebelum diberangkatkan ke Embarkasi Surabaya. Menariknya, para jamaah memiliki cara unik untuk menandai koper mereka, mulai dari gantungan berbentuk cangkir, boneka, hingga bola tenis.
Pengumpulan koper dilakukan di Kantor Kemenag Ponorogo pada Jumat pagi. Ratusan koper tampak memenuhi area pendataan sebelum nantinya diberangkatkan bersama rombongan jamaah. Setiap koper diberi tanda khusus agar mudah dikenali dan tidak tertukar dengan milik jamaah lain.
Salah satu calon jamaah haji, Tasrip Matbrahim, mengaku sengaja memasang gantungan boneka pada kopernya. Selain sebagai penanda, gantungan tersebut juga menjadi pengobat rindu terhadap cucu di rumah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo, Marjuni, menjelaskan penggunaan aksesori pada koper diperbolehkan selama tidak melanggar aturan bagasi dan tidak mengganggu proses distribusi barang jamaah. Ia menegaskan, penandaan ini justru membantu proses identifikasi koper agar lebih cepat dan tertib.
Tahun ini, Kementerian Agama Ponorogo memberangkatkan sebanyak 564 calon jamaah haji yang terbagi dalam dua kelompok terbang. Para jamaah dijadwalkan mulai diberangkatkan pada Minggu, 26 April 2026 dini hari menuju Embarkasi Surabaya sebelum bertolak ke Tanah Suci.
Editor : JTV Madiun



















