KEDIRI - Open Turnamen Domino ORADO 101 Piala Panglima TNI 2026 resmi dibuka Aula Makodim 0809/Kediri minggu (27/9/2026) pagi. Sebanyak 64 pasangan atau 128 peserta ambil bagian dalam turnamen tersebut.
Turnamen ini menjadi bagian dari gebrakan nasional ORADO 101 yang digelar serentak di 101 kota/kabupaten se-Indonesia dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI tahun 2026. Perhelatan nasional itu sekaligus mencatatkan diri dalam Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).
Ketua Umum Pengurus Besar Olahraga Domino Indonesia (PB ORADO) Pusat, Yooky Tjahrial, membuka kegiatan secara virtual melalui Zoom Meeting. Yooky menegaskan, domino kini telah berkembang dan memiliki posisi sebagai cabang olahraga yang membutuhkan disiplin, strategi dan saat ini resmi sudah disahkan KONI.
Ketua ORADO Kota Kediri, Imam Wihdan Zarkasyi memberikan apresiasi kepada Kodim 0809/Kediri yang telah membuka ruang bagi perkembangan olahraga domino di Kota Kediri.
Baca Juga : Ribuan Warga Serbu 5.000 Pincuk Pecel Tumpang Gratis di Simpang Lima Gumul Kediri
"Kami bangga bisa berkolaborasi dengan Kodim 0809/Kediri. Kerja sama yang rapi ini adalah langkah awal untuk menjadikan domino sebagai olahraga prestasi yang sehat, kompetitif, dan membawa nama harum Kediri di tingkat nasional," ungkap Imam.
Menurutnya, momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk memperkuat pembinaan atlet daerah. Salah satu target besar yang dibidik adalah mempersiapkan atlet menuju even tingkat regional maupun nasional.
Nathanael Billy Basar, Pengurus ORADO Jatim mengapresiasi antusiasme masyarakat Kota dan Kabupaten Kediri terhadap perkembangan olahraga domino. "Domino saat ini benar-benar naik kelas. Sinergi antara TNI dan ORADO membuktikan bahwa semangat manunggalnya TNI bersama rakyat dapat terpancar kuat, bahkan di arena domino," ujar Natanael.
Baca Juga : Tiga Korban Kebakaran Tebet Dimakamkan di Kediri, Jalani Wasiat Sang Ibu
Dari jajaran Kodim 0809/Kediri, Kasdim Mayor Inf Yuliadi Purnomo selaku Ketua Pelaksana mewakili Dandim 0809/Kediri Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah selaku penasihat dan pelindung turnamen, mengingatkan peserta bahwa kemenangan bukan satu-satunya tujuan.
"Turnamen ini bukan sekadar mengejar kemenangan, melainkan ajang mempererat tali silaturahmi, kebersamaan, dan menyalakan jiwa sportivitas. Menang atau kalah adalah bagian dari pertandingan, yang terpenting adalah persaudaraan kita," ujarnya.
Bagi ORADO Kota Kediri dan Kodim 0809/Kediri, gelaran ini menjadi lebih dari sekadar turnamen. Turnamen ini adalah panggung untuk memperkenalkan domino sebagai olahraga yang memiliki potensi prestasi sekaligus membuka jalan bagi lahirnya atlet-atlet baru dari daerah. (Beny Kurniawan)
Editor : JTV Kediri



















