KEDIRI - Sebuah truk pengangkut ikan masuk ke jurang sedalam sekitar lima meter setelah gagal menanjak di Tanjakan Ngrepeh, Desa Slawe, Kecamatan Watulimo, Trenggalek, Kamis (16/7) malam. Beruntung, sopir truk selamat tanpa mengalami luka.
Truk tersebut dikemudikan Mohammad Yusuf, warga Tegal, Jawa Tengah. Saat melintasi tanjakan menuju kawasan wisata Prigi, kendaraan diduga tidak kuat menanjak hingga akhirnya mundur dan terperosok ke jurang di sisi jalan.
Warga yang mengetahui kejadian langsung memberikan pertolongan. Puluhan boks berisi ikan yang diangkut truk segera dipindahkan agar muatan tidak rusak sebelum proses evakuasi kendaraan dilakukan.
Evakuasi truk baru dilaksanakan keesokan harinya dengan mengerahkan kendaraan crane dan towing. Namun, proses pengangkatan tidak berjalan mudah karena badan truk tersangkut pohon di dasar jurang.
Baca Juga : Kecelakaan Tunggal, Truk Terguling ke Sawah di Sampang
Kanit Laka Polsek Watulimo, Ipda Agus Nurhadi, mengatakan proses evakuasi dimulai sekitar pukul 14.00 WIB dan baru selesai sekitar pukul 18.00 WIB.
"Proses pengangkatan cukup lama karena posisi truk tersangkut pohon di dasar jurang sehingga membutuhkan penanganan ekstra," ujarnya.
Selama proses evakuasi berlangsung, arus lalu lintas di jalur menuju kawasan wisata Prigi sempat ditutup sekitar 30 menit demi menjaga keselamatan petugas dan pengguna jalan. Setelah itu, lalu lintas dibuka kembali secara bertahap untuk mengurai antrean kendaraan.
Baca Juga : Hendak Berlebaran ke Tulungagung, Mobil Pemudik Tabrak Pohon di Jombang
Ipda Agus mengimbau para pengemudi, terutama kendaraan bermuatan berat, agar lebih berhati-hati saat melintasi jalur menanjak di wilayah Watulimo. Pasalnya, dalam beberapa pekan terakhir sudah terjadi dua kecelakaan serupa di kawasan tersebut.
Sebelumnya, sebuah truk pengangkut es batu juga dilaporkan terguling di jalur yang sama. Kondisi ini menjadi pengingat bagi pengemudi untuk memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum melintasi tanjakan ekstrem menuju kawasan wisata Prigi. (Moch. Herlambang)
Editor : JTV Kediri

















