PONOROGO - Pemerintah Kabupaten Ponorogo terus memperkuat program pangan dan gizi dengan menyusun Rencana Aksi Daerah (RAD) Pangan dan Gizi. Langkah ini dilakukan untuk mengintegrasikan berbagai program yang selama ini dijalankan oleh sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).
Sekretaris Daerah Kabupaten Ponorogo, Agus Sugiarto, menyebut RAD Pangan dan Gizi akan diarahkan pada pemanfaatan potensi lokal. Dengan demikian, perencanaan dan pelaksanaan program diharapkan dapat lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta karakteristik daerah.
Menurut Agus, berbagai program terkait pangan, gizi, kemiskinan hingga penanganan stunting sebenarnya telah berjalan di masing-masing OPD. Namun, melalui penyusunan RAD, seluruh program tersebut diharapkan dapat lebih terintegrasi dan memiliki arah yang sama.
Selain memperkuat sinergi antar-OPD, RAD Pangan dan Gizi juga diharapkan mampu meningkatkan pemantauan program serta memastikan sasaran kebijakan lebih tepat.
Baca Juga : Belanja Pegawai Tembus 37 Persen, Pemkab Siapkan Perampingan OPD
Rencana aksi tersebut nantinya akan diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Ponorogo dan dijalankan secara bertahap hingga tahun 2030.
Pemerintah Kabupaten Ponorogo menargetkan program pangan dan gizi yang dijalankan melalui RAD dapat memberikan manfaat yang lebih terukur bagi masyarakat. Selain itu, program tersebut juga diharapkan mampu mendorong pemanfaatan dan pengembangan potensi pangan lokal yang dimiliki Kabupaten Ponorogo.
Editor : JTV Madiun



















