Menu
Pencarian

Surabaya Kembali Panas Menyengat, Ini Tips Agar Tetap Sehat

Portaljtv.com - Senin, 20 April 2026 14:22
Surabaya Kembali Panas Menyengat, Ini Tips Agar Tetap Sehat
ilustrasi cuaca panas. (foto: pinterest)

SURABAYA - Warga Surabaya akhir-akhir ini mengeluhkan cuaca panas menyengat yang kembali melanda Kota Pahlawan. Melalui unggahan video di media sosial, seorang warganet bahkan menyebut Surabaya telah “kembali ke setelan pabrik”, merujuk pada suhu terik khas wilayah tersebut yang kini menyentuh angka 33°C.

Suhu panas ini tidak hanya memicu rasa haus, tetapi juga beragam gangguan kesehatan seperti dehidrasi hingga masalah kulit. Saat panas ekstrem melanda, tubuh dipaksa untuk menjaga suhu internal tetap stabil. Jika sistem “pendingin” alami tubuh tidak bekerja optimal, dampaknya bisa serius, bahkan membahayakan nyawa.

Paparan panas berlebih dapat menyebabkan dehidrasi berat yang mengganggu keseimbangan elektrolit dan fungsi organ. Selain itu, kelelahan akibat panas dapat memicu pusing, mual, lemas, hingga peningkatan denyut nadi. Dalam kondisi yang lebih parah, heat stroke bisa terjadi dengan suhu tubuh yang meningkat hingga 40°C.

Tak hanya itu, kondisi panas dan kelembapan tinggi juga berdampak pada kesehatan kulit. Mulai dari kulit kering, infeksi jamur, jerawat, hingga sunburn dapat muncul akibat paparan sinar matahari berlebih.

Oleh karena itu, diperlukan langkah antisipasi untuk menghadapi cuaca panas ini, di antaranya:

1. Jaga tubuh tetap terhidrasi

 Penting menjaga cairan tubuh tetap terjaga. Sebab itu, minumlah air putih secara rutin tanpa menunggu rasa haus. Hindari minuman berkafein tinggi atau alkohol karena bersifat diuretik yang dapat memicu kehilangan cairan.

2. Pilih pakaian yang menyerap keringat

Gunakan bahan seperti katun yang mudah menyerap keringat agar kulit tetap nyaman. Hindari pakaian ketat dan pilih warna cerah untuk mengurangi penyerapan panas.

3. Gunakan tabir surya saat beraktivitas di luar ruangan

 Hindari paparan matahari langsung antara pukul 10.00 hingga 16.00. Jika harus beraktivitas di luar, gunakan topi dan tabir surya minimal SPF 30, serta aplikasikan ulang setiap beberapa jam.

4. Gunakan pelindung seperti topi atau payung

 Penggunaan topi dan payung dapat membantu mengurangi paparan sinar matahari secara langsung. Sehingga, melindungi kepala dari panas langsung yang memicu pusing dan kelelahan.

5. Ciptakan lingkungan yang sejuk

Gunakan kipas angin atau AC. Jika tidak tersedia, mandi dengan air dingin atau kompres bagian tubuh seperti leher dan ketiak untuk membantu menurunkan suhu tubuh.

6. Kenali tanda bahaya

Segera cari tempat teduh dan minum air jika merasa pusing atau mual. Jangan memaksakan diri dan segera beristirahat.(Luluk Listiani)

Editor : Iwan Iwe






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.