JEMBER - Kegiatan supervisi dan monitoring yang dilakukan tim kabupaten menunjukkan bahwa pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kecamatan Ledokombo mendapat penilaian positif. Secara umum, pelaksanaan program dinilai berjalan lebih baik dibandingkan dengan kecamatan-kecamatan lain.
Meski demikian, tim supervisi masih menemukan sejumlah kendala yang harus menjadi perhatian penyelenggara program. Di antaranya, instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang belum berfungsi secara optimal, serta penggunaan peralatan operasional seperti alat pengukur suhu yang belum dimanfaatkan secara maksimal.
Selain itu, sebagian besar kendala yang ditemukan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berasal dari kurangnya pemahaman terhadap petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis yang berlaku.
Beberapa temuan di lapangan meliputi prosedur pencucian ompreng atau wadah makanan yang belum sesuai standar, serta penggunaan bahan penutup yang belum memenuhi ketentuan.
Meskipun terlihat sebagai temuan kecil, kondisi tersebut dinilai tidak boleh diabaikan karena dapat berpengaruh terhadap kualitas makanan yang diterima para penerima manfaat.
Satgas Kecamatan Ledokombo bersama Kapolsek, Danramil, serta pihak puskesmas akan terus melakukan pemantauan berkala terhadap pelaksanaan program.
Dengan perbaikan dan pengawasan yang berkelanjutan, diharapkan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kecamatan Ledokombo dapat terus menjaga kualitas pelayanan dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.
Editor : JTV Jember



















