Menu
Pencarian


SPPG Tamanan Hentikan Sementara Penyaluran MBG, Tunggu Hasil Uji Laboratorium

JTV Kediri - Kamis, 13 Agustus 2026 15:14
SPPG Tamanan Hentikan Sementara Penyaluran MBG, Tunggu Hasil Uji Laboratorium
SPPG Tamanan hentikan penyaluran MBG sementara. ( Foto : Moch. Herlambang )

TRENGGALEK - Penanganan dugaan gangguan kesehatan setelah konsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) di dua sekolah di Kabupaten Trenggalek masih berlangsung. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tamanan memilih menghentikan sementara penyaluran MBG sambil menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

Dua sekolah yang menerima aduan tersebut yakni SMPN 1 Trenggalek dan SDI Luqman Al Hakim. Tim gabungan dari SPPI Badan Gizi Nasional (BGN), Dinas Kesehatan, Polres, Kodim, dan Satgas MBG telah turun melakukan pengecekan.

Langkah awal dilakukan dengan mendata kondisi penerima manfaat di masing-masing sekolah. Data sementara mencatat 421 penerima manfaat di SMPN 1 Trenggalek dan 20 penerima manfaat di SDI Luqman Al Hakim masuk dalam aduan.

Petugas tidak hanya memeriksa kondisi penerima manfaat. Proses pengolahan makanan di dapur SPPG Tamanan juga ditelusuri, mulai dari penerimaan bahan baku hingga makanan selesai diproduksi dan didistribusikan.

Baca Juga :   SPPG Tamanan Hentikan Sementara Penyaluran MBG, Tunggu Hasil Uji Laboratorium

Dinas Kesehatan turut mengambil sejumlah sampel makanan untuk dilakukan pemeriksaan di laboratorium. Sampel pemeriksaan tidak hanya berasal dari dapur SPPG, tetapi juga dari penerima manfaat.

Hasil uji laboratorium nantinya menjadi salah satu dasar untuk mengetahui penyebab munculnya keluhan kesehatan yang dialami para penerima MBG.

Koordinator Wilayah SPPI BGN Kabupaten Trenggalek, Shiella Ammanda Yanu Fadilla, mengatakan operasional SPPG Tamanan dihentikan sementara hingga hasil pemeriksaan diketahui.

Baca Juga :   Ratusan Siswa SMPN 1 Trenggalek Keluhkan Mules Usai Santap MBG

“Untuk sementara penyaluran MBG dihentikan sambil menunggu hasil pemeriksaan laboratorium,” ujar Shiella.

Penghentian tersebut berarti distribusi MBG kepada penerima manfaat yang selama ini dilayani SPPG Tamanan belum dilanjutkan.

SPPI BGN Kabupaten Trenggalek memastikan penanganan aduan tersebut telah dilaporkan kepada Badan Gizi Nasional. Evaluasi terhadap pelaksanaan program akan dilakukan setelah hasil pemeriksaan laboratorium keluar.

Baca Juga :   200 Siswa di Surabaya Keracunan Makanan Daging Program MBG

Hingga kini, penyebab pasti munculnya keluhan pada penerima manfaat di dua sekolah tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut. (Moch. Herlambang)

Editor : JTV Kediri






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.