MAGETAN - Menikmati manisnya buah kelengkeng kini tak harus ke toko atau pasar. Di Desa Madigondo, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, warga dan pengunjung bisa merasakan sensasi seru memetik kelengkeng langsung dari pohonnya.
Sensasi wisata agro baru ini langsung menarik perhatian masyarakat. Puluhan pengunjung dari berbagai daerah datang bersama keluarga. Mereka antusias memetik buah kelengkeng langsung dari pohonnya.
Pengunjung tak hanya datang dari Madiun. Namun juga dari Ngawi, Magetan dan sejumlah daerah lain. Meskipun baru dibuka, buah kelengkeng di sepuluh pohon tersebut habis dalam waktu kurang dari tiga jam.
Kebun seluas lima ribu meter persegi ini, ditanami ratusan pohon kelengkeng jenis New Kristal sejak tahun 2021.
Baca Juga : Serunya Petik Buah Kelengkeng Langsung dari Pohon di Takeran Magetan
Pada masa panen kedua sekaligus pembukaan perdana untuk umum, sebanyak sepuluh pohon dinyatakan siap panen dan langsung diserbu pengunjung.
Salah satu pengunjung asal Kabupaten Madiun, Ari mengaku sengaja datang untuk merasakan sensasi berbeda. Menurutnya, memetik buah langsung dari pohon memberikan kepuasan tersendiri. Apalagi kelengkeng bisa langsung dinikmati dalam kondisi segar.
“Wisata sangat menyenangkan karena bisa petik sendiri sepuasnya. Enak. Pohonnya juga tidak terlalu tinggi jadi mudah dan senang untuk memetik,” kata Ari kepada portaljtv.com, Sabtu (10/1/2026).
Baca Juga : Liburan Asri dan Hemat di Taman Wisata Genilangit, Primadona Baru Magetan
Kepala Desa Madigondo, Sulistiono menjelaskan, kebun kelengkeng ini dikelola oleh pemerintah desa sebagai upaya pengembangan potensi desa. Setiap pohon mampu menghasilkan tiga puluh hingga empat puluh kilogram dalam sekali panen.
“Jadi kebun kelengkeng ini pemanenannya dapat diatur sesuai dengan keinginan kita dengan pemboosteran.” Jelas Sulistiono, Kepala Desa Madigondo.
Pengelola juga memberikan edukasi singkat tentang cara memetik buah yang benar. Dengan pendampingan tenaga ahli setempat, dalam satu hari sekitar dua ratus kilogram kelengkeng berhasil dibawa pulang oleh para pengunjung.
Baca Juga : Sejuk dan Asri, Telaga Sarangan Jadi Destinasi Favorit Wisatawan Liburan Akhir Tahun
Pelaksana tugas Camat Takeran Eko Budiono menyampaikan apresiasi atas inovasi desa. Menurutnya, wisata petik buah dapat menjadi peluang baru untuk menggerakkan ekonomi warga.
“Potensi luar biasa dari wisata petik kelengkeng ini patut diapresiasi, karena nantinya dapat bekerjasama dengan MBG untuk pelaksanaan program MBG yang ada di Kecamatan Takeran, yang bisa menjadi bagian dari menu.” Ungkap Eko Budiono, PLT Camat Takeran.
Wisata petik kelengkeng di desa madigondo diharapkan mampu menjadi pilihan wisata keluarga. Sekaligus mendorong kebangkitan ekonomi desa di Kabupaten Magetan. (Yona Salma)
Editor : M Fakhrurrozi



















