LUMAJANG - Setelah tujuh hari melakukan pencarian, tim SAR gabungan akhirnya menghentikan operasi pencarian terhadap Rizky Andi Dhermawan, 33 tahun, nelayan asal Kabupaten Banyuwangi yang hilang di perairan pantai selatan Lumajang.
Penghentian operasi dilakukan sesuai prosedur operasi SAR setelah upaya pencarian berlangsung selama tujuh hari sejak korban dilaporkan hilang.
Sebelumnya, perahu nelayan yang ditumpangi tiga orang terbalik setelah dihantam ombak besar di perairan Pantai Parupa, Desa Pandanwangi, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, pada Kamis, 15 Oktober 2026. Perahu tersebut berangkat dari Puger, Kabupaten Jember.
Dua nelayan lainnya, Zaenal Abidin, 23 tahun, dan Rahul Panji, 19 tahun, berhasil menyelamatkan diri dengan berenang hingga ke tepi pantai. Sementara itu, Rizky Andi Dhermawan belum berhasil ditemukan hingga operasi SAR berakhir.
Selama proses pencarian, petugas gabungan melakukan penyisiran di sepanjang perairan pantai selatan Lumajang. Penyisiran juga dilakukan melalui jalur darat.
Meski operasi SAR resmi dihentikan, informasi terkait keberadaan korban tetap dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.
Editor : JTV Jember























