SUMENEP - Ribuan calon jemaah haji asal Kabupaten Sumenep mengikuti menasik haji yang akan berangkat untuk musim haji tahun 2026 di lingkungan Pemkab Sumenep, pada Kamis (12/2/2026).
Dalam kegiatan tersebut, para jemaah mendapatkan berbagai materi penting, mulai dari kebijakan penyelenggaraan haji oleh pemerintah hingga kebijakan kesehatan haji. Materi disampaikan langsung oleh perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Jawa Timur, Muhammad Muflih.
Selain pembekalan materi, manasik juga dirangkai dengan perkenalan para petugas haji yang akan mendampingi jemaah, baik petugas haji daerah maupun petugas kelompok terbang (kloter).
Tercatat, terdapat enam petugas haji daerah yang terdiri dari tiga petugas layanan umum dan tiga petugas layanan kesehatan. Sementara untuk petugas kloter, masing-masing kloter didampingi empat orang, yakni dua petugas kesehatan, satu ketua kloter, dan satu pembimbing ibadah.
Khusus petugas kesehatan haji tahun 2026, Kabupaten Sumenep mengirimkan tiga tenaga medis yang terdiri dari satu dokter dan dua perawat.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sumenep, Ahmad Halimy, menyampaikan bahwa total calon jemaah haji asal Sumenep yang akan berangkat tahun ini mencapai 1.331 orang. Dari jumlah tersebut, sekitar lima persen di antaranya merupakan jemaah kategori lanjut usia.
“Kabupaten Sumenep tergabung dalam gelombang kedua keberangkatan yang terbagi dalam Kloter 77, 78, 79, dan 81. Masing-masing kloter berjumlah 380 jemaah termasuk petugas,” kata Ahmad Halimy, Kamis (12/2/2026).
Saat ini, tahapan persiapan haji memasuki proses pengajuan visa kepada Pemerintah Arab Saudi. Pemerintah menargetkan seluruh visa jemaah telah rampung sebelum Hari Raya Idulfitri.
Dengan pembekalan manasik yang komprehensif dan persiapan yang terus dimatangkan, diharapkan seluruh jemaah haji asal Kabupaten Sumenep dapat menjalankan ibadah dengan lancar, aman, dan nyaman. (Fawas Irfani)
Editor : JTV Madura



















