KEDIRI - Pembagian takjil gratis di kawasan wisata Simpang Lima Gumul (SLG), Kabupaten Kediri, berlangsung tegang. Puluhan warga yang mengantre mendadak saling dorong saat pembagian dimulai hingga menyebabkan beberapa orang terjatuh.
Awalnya warga dan pengguna jalan tampak tertib menunggu pembagian takjil yang digelar pemilik minimarket di kawasan tersebut. Namun situasi berubah ketika takjil mulai dibagikan.
Warga yang khawatir tidak kebagian langsung merangsek maju. Antrean pun berubah menjadi desak-desakan. Sejumlah orang bahkan terlihat jatuh karena dorongan dari belakang.
Melihat kondisi yang semakin tidak kondusif, panitia sempat menghentikan proses pembagian takjil untuk mengendalikan situasi.
Baca Juga : Tetap Maksimal di Bulan Ramadan, Kiper Persebaya Andhika Ramadhani Tak Masalah Jalani Latihan Intensif
Setelah kondisi kembali relatif terkendali, pembagian takjil dilanjutkan di Jalan Soekarno–Hatta, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri. Paket yang dibagikan berupa snack dan minuman.
Sebanyak 350 paket takjil yang disiapkan panitia langsung habis dalam waktu sekitar 10 menit. Paket tersebut dibagikan kepada para pengendara yang melintas di lokasi.
Owner minimarket Arfa, Jaya Fahendra Sasmita, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk berbagi kepada masyarakat selama Ramadan.
Baca Juga : Ramadan di Lapas: Tadarus dan Tarawih Mengalir Hingga ke Ngajum
“Tujuannya untuk berbagi kebahagiaan di bulan Ramadan kepada sesama,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan berbagi takjil tersebut rutin dilakukan di beberapa titik setiap Ramadan, terutama bagi para pengguna jalan.
Pihaknya juga berencana terus menggelar pembagian takjil hingga akhir bulan Ramadan. (M. Zainurofi)
Editor : JTV Kediri



















