BANGKALAN - Madura United akhirnya mengevaluasi kepemimpinan Carlos Parreira. Juru taktik asal Brasil disebut bersedia mundur setelah rentetan hasil negatif Laskar Sapeh Kerrab.
Dilansir dari situs Transfermarkt, Carlos Parreira memiliki statistik yang kurang bagus ketika menukangi Madura United. Ia gagal mengangkat performa tim.
Bahkan, pada pekan 25 Super League 2025/2026, Madura United harus masuk ke zona degradasi setelah menelan kekalahan telak 4-1 dari Persita Tangerang.
Sejak ditunjuk sebagai pelatih Madura United pada 13 November 2025, Carlos Parreira telah menjalani 14 pertandingan. Hasilnya, ia hanya mempersembahkan satu kemenangan.
Baca Juga : Madura United Evaluasi Carlos Parreira, Manajer: Ia Bersedia Mundur
Madura United menelan 9 kekalahan dan meraih 4 hasil imbang. Itu artinya, Carlos Parreira hanya menghasilkan 7 poin dari 14 pertandingan, atau 0,5 poin per laga.
Jadi Bulan-bulanan Lawan
Sejak ditangani Carlos Parreira, Madura United sering menjadi bulan-bulanan tim lain. Pada putaran pertama, Laskar Sapeh Kerrab dikalahkan Persib 1-4 di kandang.
Baca Juga : Madura United Dibantai Persita, Carlos Parreira Akui Timnya Tampil Kurang Bagus
Setelah itu, Madura United juga dikalahkan PSIM Yogyakarta dengan skor 0-3 di Pamekasan. Baru-baru ini, Lulinha cs ditaklukkan Persib 5-0 dan Persita Tangerang 4-1.
Dalam 14 laga yang dijalani bersama Carlos Parreira, Madura United cukup rapuh dalam bertahan. Total 30 gol bersarang ke gawang tim Pulau Garam.
Sementara dari sisi produktivitas, Madura United tercatat hanya mencetak 14 gol atau rata-rata satu gol per laga.
Editor : A.M Azany

















