SAMPANG - Meski Hari Raya Idul Fitri masih sekitar tiga pekan lagi, jasa penukaran uang baru mulai bermunculan di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Sejumlah penyedia jasa menawarkan uang pecahan baru mulai dari Rp2 ribu hingga Rp20 ribu dengan imbalan jasa penukaran sebesar 10 persen dari nominal yang ditukarkan.
Para penyedia jasa itu sudah membuka lapak di sejumlah titik strategis. Mereka menyasar warga dan pengendara yang melintas agar tidak perlu mengantre di tempat penukaran uang resmi seperti bank.
Ryan Hariyanto, salah satu penyedia jasa di kawasan Alun-Alun Trunojoyo mengatakan menyediakan penukaran uang baru dari semua pecahan untuk warga yang membutuhkan uang baru buat lebaran.
Ia mengaku mematok tarif penukaran sebesar Rp10 ribu untuk setiap Rp100 ribu uang baru yang ditukarkan atau sekitar 10 persen. Bahkan, di beberapa tempat terdapat penyedia jasa yang mematok tarif hingga 15 persen.
“Untuk Rp100 ribu, jasa tukarnya Rp10 ribu. Ada juga yang sampai 15 persen,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).
Namun demikian, saat ini jumlah penukar masih relatif sepi. Hal tersebut dikarenakan belum banyak warga yang mudik ke kampung halaman. Biasanya, permintaan penukaran uang baru akan meningkat drastis mulai satu minggu hingga sehari menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Pada momen jelang Lebaran, para penyedia jasa tukar uang ini biasanya mampu meraup keuntungan hingga Rp2 juta dalam satu musim penukaran. (Ali Muhdor)
Editor : JTV Madura



















