BLITAR - Petugas gabungan dari Lapas Kelas II B Blitar bersama TNI, Polri, Brimob, dan BNNK Blitar menggelar razia penggeledahan serta pemeriksaan narkoba secara mendadak pada Selasa (22/9/2026). Kegiatan ini menyasar sebanyak tiga belas kamar hunian yang melibatkan 494 warga binaan guna menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas.
"Ini disita, nih, karena ini sebenarnya mungkin dari kantin petugas. Ini kalau di dalam bisa dipercaya terus dijaga. Itu makanya dilarang yang berupa bling-bling ataupun yang stainless, korek api memang tidak diperbolehkan karena menjaga dari kebakaran dan semacam itu," ujar Iswandi.
Dari hasil penggeledahan tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang terlarang yang berpotensi membahayakan, seperti paku, korek api, kartu remi, garpu, sendok, peralatan masak, jam tangan, benang, hingga kaleng. Barang-barang tersebut dinilai tidak boleh berada di dalam kamar warga binaan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
"Masih berkaitan narkoba atau zakat di mapasi. Dari hasil pemeriksaan di 15 orang, 25 ada perbedaan dari pegawai, hasilnya dari kegiatan ini dilaksanakan secara rutin. Saling berkomunikasi antara kita sebelum melaksanakan kegiatan ini, inipun tertib dilaporkan secara berjenjang sampai ke pusat," tambahnya.
Baca Juga : Menu MBG Diduga Bermasalah, 10 Siswa SLB Negeri 1 Kota Blitar Dilarikan ke Faskes

Selain penggeledahan kamar, petugas juga melaksanakan tes urine secara ketat terhadap sejumlah warga binaan dan petugas lapas. Pemeriksaan ini dilakukan secara bergantian guna memastikan lingkungan lapas bersih dari penyalahgunaan barang haram.
"Pemeriksaan urine ini dilakukan sebagai langkah pencegahan dini terhadap penyalahgunaan narkoba di lingkungan lapas. Sementara penggeledahan rutin dilakukan guna memastikan tidak ada kegiatan yang dapat membahayakan penghuni lapas," tutur AKBP Wahjudi Santoso.
Baca Juga : Geger! Ditemukan Pria Tanpa Identintas Tak Bernyawa di Dalam Kamar Kost Blitar
Berdasarkan hasil pemeriksaan ketat tersebut, tes urine yang dijalani oleh sepuluh petugas lapas dan 25 warga binaan dinyatakan seluruhnya negatif. Operasi gabungan ini berjalan dengan tertib dan lancar sebagai bentuk komitmen pengawasan ketat di dalam lapas. (Qithfirul Aziz)
Editor : Iwan Iwe



















