Menu
Pencarian

Harga Pangan Jatim: Cabai Turun Tajam, Bawang Merah dan Daging Mulai Melandai

Portaljtv.com - Selasa, 23 Juni 2026 10:42
Harga Pangan Jatim: Cabai Turun Tajam, Bawang Merah dan Daging Mulai Melandai
Pedagang melayani pembeli di Pasar Baru Tuban. (Foto: Dziky Muhammad)

SURABAYA - Harga sejumlah komoditas pangan strategis di Jawa Timur bergerak menurun pada pekan ketiga Juni 2026. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia per 23 Juni 2026, harga mayoritas komoditas di pasar tradisional Jawa Timur tercatat mengalami penurunan dibandingkan pekan sebelumnya.

Penurunan paling besar terjadi pada cabai rawit merah yang turun 28,42 persen menjadi Rp45.200 per kilogram. Cabai merah besar juga mengalami penurunan 14,85 persen menjadi Rp32.100 per kilogram. Sementara cabai rawit hijau turun 9,49 persen menjadi Rp31.000 per kilogram dan cabai merah keriting turun 7,9 persen menjadi Rp38.450 per kilogram.

Selain cabai, sejumlah bahan pangan lain juga mengalami penurunan harga. Bawang merah ukuran sedang turun 8,37 persen menjadi Rp44.350 per kilogram. Bawang putih ukuran sedang turun 1,07 persen menjadi Rp37.150 per kilogram.

Pada kelompok protein hewani, harga daging ayam ras segar turun 1,4 persen menjadi Rp31.700 per kilogram. Telur ayam ras segar juga turun 2,36 persen menjadi Rp24.800 per kilogram. Sementara daging sapi kualitas II turun tipis menjadi Rp125.900 per kilogram.

Baca Juga :   Jelang Iduladha, Harga Bawang Merah dan Cabai Merah di Jatim Melonjak

Untuk komoditas beras, pergerakannya cenderung stabil dengan beberapa jenis mengalami perubahan tipis. Beras kualitas medium I naik 0,34 persen menjadi Rp14.950 per kilogram. Beras kualitas super I naik 0,62 persen menjadi Rp16.200 per kilogram, sedangkan beras kualitas super II naik 0,32 persen menjadi Rp15.800 per kilogram. Beras kualitas bawah I dan medium II tercatat tetap.

Di sisi lain, hanya beberapa komoditas yang mengalami kenaikan. Beras kualitas bawah II naik tipis 0,37 persen menjadi Rp13.650 per kilogram. Minyak goreng kemasan bermerek II juga naik 0,23 persen menjadi Rp22.200 per kilogram.

Harga pangan di akhir Juni mulai menunjukkan penurunan setelah sebelumnya sempat naik menjelang Iduladha 1447 H. Turunnya harga cabai dan sejumlah bahan pangan segar membuat belanja masyarakat sedikit lebih ringan, meski harga masih bisa berubah mengikuti kondisi pasokan dan permintaan.

Baca Juga :   Jelang Iduladha, Harga Cabai Rawit dan Daging Sapi di Jatim Melonjak

Sebagai catatan, PIHPS merupakan sistem pemantauan harga pangan strategis nasional yang disusun Bank Indonesia berdasarkan data harian dari sejumlah pasar tradisional di berbagai daerah. Harga yang ditampilkan merupakan rata-rata harga dan dapat berubah mengikuti dinamika pasokan, distribusi, serta permintaan di lapangan. (*)

Editor : A. Ramadhan






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.