MADIUN - Pemerintah Kabupaten Madiun menyiapkan sejumlah opsi untuk mendukung pendidikan anak korban kecelakaan KM Virgo Transport 8. Dukungan tersebut antara lain melalui program Sekolah Rakyat dan beasiswa bagi anak korban yang masih menempuh pendidikan.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun Supriyadi mengatakan pihaknya akan memberikan motivasi kepada keluarga korban untuk mempertimbangkan Sekolah Rakyat sebagai salah satu pilihan melanjutkan pendidikan. Namun, keputusan tetap diserahkan kepada masing-masing keluarga.
Supriyadi, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun, mengatakan selain Sekolah Rakyat, pihaknya juga menjajaki dukungan beasiswa melalui Baznas bagi anak korban yang memilih tetap melanjutkan pendidikan di sekolah saat ini.
“Kami akan memberikan motivasi kepada keluarga untuk mempertimbangkan Sekolah Rakyat sebagai salah satu pilihan pendidikan. Namun, keputusan tetap kami kembalikan kepada keluarga. Selain itu, kami juga menjajaki dukungan beasiswa melalui Baznas bagi anak korban yang tetap melanjutkan pendidikan di sekolah saat ini,” kata Supriyadi.
Baca Juga : Tangis Keluarga Pecah Saat Jenazah Korban KM Virgo Transport 8 Tiba di Ngawi
Dinsos Kabupaten Madiun juga akan melakukan penjangkauan dan asesmen untuk mengetahui kondisi sosial dan ekonomi keluarga korban. Hasil asesmen akan menjadi dasar dalam menentukan bentuk dukungan, termasuk bantuan sosial, pemberdayaan, maupun dukungan lain sesuai kebutuhan dan persyaratan yang berlaku.
Sebelumnya, dua warga Kabupaten Madiun, Taruno Hidayat dan Tihwin Nuryanto, menjadi korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 di perairan Masalembu. Keduanya merupakan kakak beradik asal Kecamatan Kare.
Taruno meninggalkan tiga anak yang masih menempuh pendidikan mulai jenjang SD, SMA, hingga perguruan tinggi. Sementara Tihwin meninggalkan empat anak yang masih menempuh pendidikan mulai jenjang TK hingga MTs.
Editor : JTV Madiun



















