SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya membuka kesempatan bagi pemerhati, praktisi, dan tokoh pendidikan untuk bergabung sebagai Anggota Dewan Pendidikan Kota Surabaya periode 2026–2030.
Seleksi tersebut bertujuan menghimpun figur-figur yang memiliki komitmen dan integritas dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kota Surabaya melalui fungsi pemberian pertimbangan, pengawasan, dan evaluasi kebijakan pendidikan daerah.
Ketua Tim Seleksi, Suko Widodo, mengatakan Dewan Pendidikan diisi oleh individu yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan pendidikan di Kota Pahlawan.
“Dewan Pendidikan direkrut dari orang-orang yang memiliki komitmen dan integritas terhadap pendidikan Kota Surabaya. Tugasnya membantu membuat, mengevaluasi, dan mengikuti kebijakan pendidikan Surabaya,” kata Suko.
Baca Juga : Pemkot Surabaya Buka Seleksi Dewan Pendidikan 2026–2030
Ia menambahkan, Surabaya selama ini menjadi barometer pendidikan di Jawa Timur sehingga keberadaan Dewan Pendidikan diharapkan mampu memperkuat evaluasi dan memberikan masukan konstruktif terhadap kebijakan yang dijalankan pemerintah kota.
Menurut dia, tantangan pendidikan ke depan antara lain terkait digitalisasi pembelajaran serta etika komunikasi di era teknologi informasi.
Oleh karena itu, Dewan Pendidikan diharapkan mampu memberikan pandangan strategis agar kebijakan pendidikan berjalan adaptif dan tetap berlandaskan nilai-nilai etika.
Pada periode 2026–2030, Tim Seleksi akan menjaring 11 orang anggota Dewan Pendidikan yang berasal dari berbagai unsur, antara lain kalangan akademisi, pengusaha, perwakilan profesi, serta perwakilan orang tua.
Adapun salah satu syarat utama pendaftar adalah merupakan warga Kota Surabaya yang dibuktikan dengan kepemilikan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Surabaya dan memiliki rekam jejak baik.
Tim Seleksi Dewan Pendidikan Kota Surabaya terdiri atas sejumlah akademisi, yakni Suko Widodo dari Universitas Airlangga, Muchlas Samani dari Universitas Negeri Surabaya, Setyo Nugroho dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Suryanto dari Universitas Airlangga, serta Ianatia Martha Hendrati dari Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur.
Masyarakat yang berminat diharapkan dapat mengikuti informasi dan infografis resmi yang disampaikan oleh panitia seleksi terkait mekanisme dan tahapan pendaftaran. (*)
Editor : M Fakhrurrozi



















