Menu
Pencarian


Dua Harimau Sumatera Lahir di Fort Worth Zoo Texas, Namanya Bawa Identitas Indonesia

Portaljtv.com - Senin, 5 Oktober 2026 16:08
Dua Harimau Sumatera Lahir di Fort Worth Zoo Texas, Namanya Bawa Identitas Indonesia
Barani dan Malu, dua anak Harimau Sumatera yang lahir di Fort Worth Zoo, Texas, Amerika Serikat. (Foto: IG/fortworthzoo)

TEXAS - Kabar menggembirakan datang dari Fort Worth Zoo, Texas, Amerika Serikat. Dua anak harimau Sumatera betina lahir di kebun binatang tersebut pada 1 Juli 2026. Kelahiran ini menjadi yang pertama dalam sejarah Fort Worth Zoo.

Kedua anak harimau tersebut diberi nama Barani dan Malu. Keduanya merupakan anak dari induk betina Ndari, yang baru pertama kali melahirkan, dan pejantan Rakan. Pengumuman kelahiran dilakukan Fort Worth Zoo pada awal Oktober 2026, setelah kedua anak harimau dirawat dan dipantau secara tertutup selama sekitar tiga bulan.

Saat berusia sekitar satu pekan, kedua anak harimau memiliki berat sekitar 3 hingga 4 pon atau 1,4 hingga 1,8 kilogram, dengan panjang sekitar 10 hingga 12 inci.

Kini, keduanya berusia 12 hingga 13 pekan dan memiliki berat badan sekitar 18 dan 20 pon, atau 8,2 dan 9,1 kilogram. Panjang tubuh mereka juga telah mencapai sekitar 25 hingga 29 inci.

Baca Juga :   Perang AS-Iran Telan Rp670 Triliun, Biaya Naik Rp52 Triliun Tiap Bulan

Selama berada di karantina, penjaga kebun binatang memantau pertumbuhan dan perkembangan keduanya. Barani dan Malu mulai belajar berlari, melompat, memanjat, menjaga keseimbangan, serta beradaptasi dengan air.

Keduanya juga mulai mengonsumsi sedikit daging, meski masih sering menyusu kepada induknya. Sang Ibu, Ndari, disebut menunjukkan perilaku keibuan yang baik, termasuk menyusui, memandikan, bermain, serta membawa anak-anaknya berpindah di dalam sarang.

Nama Terinspirasi Bahasa Indonesia

Baca Juga :   Di Balik Canggihnya AI, Ada Ancaman Krisis Air Bersih

Nama Barani dan Malu dipilih berdasarkan karakter keduanya sekaligus terinspirasi dari bahasa Indonesia. Barani, anak yang berukuran lebih kecil, berarti berani. Penjaga menggambarkannya sebagai anak harimau yang aktif dan sering memulai permainan atau perkelahian kecil dengan saudaranya.

Sementara Malu berarti pemalu atau pendiam. Anak harimau yang berukuran lebih besar ini disebut lebih mandiri dan kerap mencari tempat sendiri untuk tidur.

Pemilihan nama tersebut juga menjadi bentuk penghormatan terhadap asal-usul harimau Sumatera yang secara alami hanya ditemukan di Pulau Sumatera, Indonesia.

Baca Juga :   Amnesty Desak AS Bertindak, Minta Netanyahu Ditangkap

Harimau Sumatera Terancam Punah

Kelahiran Barani dan Malu memiliki arti penting bagi upaya konservasi. Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) berstatus Critically Endangered atau Kritis dalam daftar konservasi internasional.

Fort Worth Zoo menyebut populasi harimau Sumatera di alam liar diperkirakan kurang dari 650 ekor, dengan kehilangan habitat dan deforestasi menjadi salah satu ancaman utama.

Baca Juga :   Prediksi Final Piala Dunia 2026: Spanyol Andalkan Kolektivitas, Argentina Bertumpu pada Mental Juara

Fort Worth Zoo mengikuti program pengembangbiakan bersama sejumlah kebun binatang di Amerika Utara untuk menjaga populasi harimau Sumatera dalam perawatan manusia tetap sehat dan memiliki keragaman genetik.

Barani dan Malu juga menjadi anak harimau pertama yang lahir di habitat Predators of Asia & Africa yang dibuka pada 2023. Kelahiran ini sekaligus menjadi kelahiran anak harimau pertama di Fort Worth Zoo sejak 2008, ketika kebun binatang tersebut masih memiliki anak harimau Malaya.

Saat ini Barani dan Malu masih berada di karantina bersama induknya. Fort Worth Zoo berharap keduanya dapat diperkenalkan kepada pengunjung dalam beberapa pekan mendatang, setelah dinilai cukup kuat untuk menjelajahi habitat barunya. (*)

Baca Juga :   Hasil Piala Dunia 2026: Permalukan Tuan Rumah Amerika Serikat, Belgia Tantang Spanyol di Perempat Final

Editor : A. Ramadhan






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.