JEMBER - Optimalisasi lahan dilakukan karena perluasan areal pertanian baru semakin sulit dilaksanakan akibat terbatasnya ketersediaan lahan. Melalui program ini, pemerintah berupaya memaksimalkan potensi lahan yang sudah ada agar mampu meningkatkan produktivitas pertanian.
Selain menambah luas panen, program optimalisasi lahan juga terbukti mampu meningkatkan frekuensi tanam dan panen petani. Lahan yang sebelumnya hanya dapat dipanen satu kali dalam setahun, diharapkan mampu meningkat menjadi dua kali panen. Sementara itu, lahan yang sudah dua kali panen dapat ditingkatkan menjadi tiga kali panen dalam setahun.
Untuk periode 2025 hingga 2026, total target optimalisasi lahan di Kabupaten Jember hampir mencapai 12 ribu hektar. Khusus pada tahun 2026, pemerintah menargetkan optimalisasi lahan seluas 7.070 hektar.
Editor : JTV Jember



















