Olahraga raket kini tidak hanya identik dengan tenis atau bulu tangkis. Dalam beberapa tahun terakhir, padel dan pickleball mulai menarik perhatian masyarakat, termasuk di kalangan anak muda. Keduanya sama-sama menggunakan raket dan dimainkan dengan memukul bola melewati net. Meski sekilas terlihat serupa, padel dan pickleball memiliki sejumlah perbedaan, mulai dari lapangan, peralatan, hingga aturan permainan.
Padel merupakan olahraga yang dimainkan di lapangan yang dikelilingi dinding atau kaca. Ukuran lapangannya lebih kecil dibandingkan lapangan tenis. Dalam permainan padel, pemain menggunakan raket khusus yang memiliki permukaan padat dengan lubang-lubang kecil. Bolanya menyerupai bola tenis, tetapi memiliki tekanan yang lebih rendah.
Salah satu ciri khas padel adalah bola dapat memantul mengenai dinding setelah melewati net. Pemain kemudian dapat mengembalikan bola selama pantulannya masih sesuai dengan aturan permainan. Padel umumnya dimainkan secara berpasangan atau ganda sehingga olahraga ini juga dapat menjadi pilihan aktivitas bersama teman.
Sementara itu, pickleball dimainkan di lapangan yang lebih kecil dan tidak dikelilingi dinding seperti lapangan padel. Raket yang digunakan berbentuk lebih lebar dan permukaannya rata. Bola pickleball terbuat dari bahan plastik dengan lubang-lubang di seluruh permukaannya sehingga lebih ringan dibandingkan bola yang digunakan dalam padel.
Perbedaan lainnya terletak pada sistem permainan. Pickleball memiliki area khusus di dekat net yang dikenal sebagai non-volley zone atau kitchen. Pemain tidak diperbolehkan melakukan pukulan voli ketika berada di area tersebut. Permainan pickleball juga dapat dilakukan secara tunggal maupun ganda.
Dari segi intensitas, kedua olahraga tersebut sama-sama membutuhkan gerakan aktif, koordinasi mata dan tangan, serta kemampuan membaca arah bola. Padel cenderung memiliki permainan yang lebih dinamis karena pemain dapat memanfaatkan dinding sebagai bagian dari strategi. Sementara itu, pickleball memiliki lapangan yang lebih kecil sehingga jarak antarpemain relatif dekat dan permainan banyak mengandalkan kecepatan reaksi serta penempatan bola.
Bagi pemula, pilihan antara padel dan pickleball dapat disesuaikan dengan preferensi masing-masing. Jika menyukai permainan yang dinamis dan ingin mencoba olahraga dengan konsep yang memadukan unsur tenis dan permainan dinding, padel dapat menjadi pilihan. Namun, bagi yang ingin mencoba olahraga dengan lapangan lebih kecil dan peralatan yang relatif sederhana, pickleball bisa menjadi alternatif.
Popularitas kedua olahraga ini menunjukkan bahwa aktivitas fisik kini semakin beragam. Padel dan pickleball tidak hanya dapat menjadi pilihan untuk menjaga tubuh tetap aktif, tetapi juga menawarkan pengalaman bermain yang menyenangkan bersama orang lain. Sebelum bermain, pastikan memahami aturan dasar dan menggunakan perlengkapan yang sesuai agar aktivitas olahraga tetap aman dan nyaman. (Naswa Thalita Zada)
Editor : Iwan Iwe



















