Menu
Pencarian


Pacitan Butuh Penguatan Tempat Evakuasi Akhir di Wilayah Pesisir

JTV Pacitan - Senin, 27 Juli 2026 08:22
Pacitan Butuh Penguatan Tempat Evakuasi Akhir di Wilayah Pesisir
Memiliki tingkat resiko bencana tsunami, Pacitan butuh tempat evakuasi akhir di wilayah pesisir. (Foto:Edwin Adji)

PACITAN - Pemerintah Kabupaten Pacitan mengakui fasilitas pendukung mitigasi bencana di wilayah pesisir masih minim. Salah satunya tempat evakuasi akhir yang dinilai perlu diperbanyak, mengingat Pacitan memiliki garis pantai yang panjang dan berhadapan langsung dengan potensi gempa bumi serta tsunami.

Wakil Bupati Pacitan Gagarin Sumrambah mengatakan, secara geografis Pacitan memiliki wilayah pantai, pegunungan, dan perbukitan yang membuat daerah ini memiliki potensi terdampak berbagai jenis bencana. “Kami sadar betul secara geografis dan topografis, Kabupaten Pacitan ini memiliki daerah pantai, pegunungan, dan perbukitan yang memungkinkan terdampak apabila terjadi gempa yang berkaitan dengan tsunami maupun tanah longsor,” kata Gagarin.

Menurutnya, keberadaan fasilitas evakuasi menjadi bagian penting dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat. Gagarin mengakui, sejumlah fasilitas sebenarnya telah tersedia, namun jumlahnya masih terbatas dan membutuhkan penguatan. “Kalau tadi disampaikan tidak ada, sebenarnya sudah ada, tetapi masih minim. Harapan kami, mumpung Kepala BMKG juga ada di sini, ini bisa menjadi informasi yang ditindaklanjuti,” ujarnya.

Gagarin berharap penguatan fasilitas mitigasi, termasuk tempat evakuasi akhir dan sistem deteksi dini, dapat dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, BMKG, dan seluruh pihak terkait. “Mari kita berkolaborasi untuk memperkuat deteksi dini, sekaligus mengenali peta keselamatan yang memang perlu penguatan dari semua pihak,” imbuhnya.

Baca Juga :   Generasi Hijau untuk Sungai Maron, Langkah PLN NP UP Pacitan Cetak Pewaris Ekowisata Berkelanjutan

Selain penguatan sarana dan prasarana, Pemkab Pacitan juga terus mendorong peningkatan pengetahuan masyarakat terkait kebencanaan. Hal ini dinilai penting agar masyarakat mampu merespons dengan cepat ketika terjadi bencana. “Harapannya pengetahuan tentang bencana semakin kuat dimiliki masyarakat Pacitan. Kesiapsiagaannya pun harus selalu siap,” tegasnya.

Gagarin menambahkan, bencana memang tidak dapat dicegah sepenuhnya. Namun, dengan mitigasi dan kesiapsiagaan yang kuat, risiko serta dampak bencana dapat ditekan. “Bencana ini memang tidak bisa dicegah. Tetapi bangsa atau negara yang kuat adalah bangsa yang tangguh dalam menghadapi bencana itu sendiri,” pungkasnya. (Edwin Adji)

Editor : JTV Pacitan






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.