NGAWI - Operasional gudang pengolahan pakan ternak milik Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Ngawi dinilai belum berjalan secara optimal. Meski telah difungsikan sebagai tempat produksi pakan dan pelatihan bagi kelompok tani, pemanfaatan fasilitas tersebut masih terbatas dan aktivitasnya belum dilakukan setiap hari.
Bangunan gudang yang berada di Desa Karangtengah Prandon, Kabupaten Ngawi, tampak kurang terawat. Rumput liar tumbuh di sekitar area bangunan, bahkan menutupi sebagian akses pintu samping gudang.
Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Ngawi, Eko Yudo Nurcahyo, menjelaskan bahwa gudang tersebut telah dialihfungsikan dan direhabilitasi pada tahun 2025. Saat ini, fasilitas tersebut dimanfaatkan sebagai lokasi pengolahan pakan ternak sekaligus tempat pelatihan pembuatan pakan bagi kelompok tani dan peternak.
"Gudang ini sudah kami operasikan sebagai tempat pengolahan pakan dan pelatihan bagi kelompok tani. Selain peternak, sejumlah pelajar juga sering mengikuti kegiatan edukasi di lokasi ini untuk mengenal proses pembuatan pakan ternak," ujar Eko Yudo Nurcahyo.
Menurutnya, kegiatan operasional gudang saat ini masih berlangsung sekitar satu kali dalam sepekan. Produksi pakan lebih banyak difokuskan untuk memenuhi kebutuhan ternak sapi milik Pemerintah Kabupaten Ngawi yang dipelihara di sekitar lokasi gudang.
Saat ini terdapat sekitar 24 ekor sapi milik Pemerintah Kabupaten Ngawi yang menjadi penerima hasil produksi pakan dari fasilitas tersebut.
Eko menambahkan, pelatihan pembuatan pakan diharapkan mampu meningkatkan kemampuan peternak dalam memproduksi pakan secara mandiri sehingga dapat menekan biaya produksi usaha peternakan.
"Harapannya, ke depan kebutuhan pakan ternak, khususnya sapi milik pemerintah daerah, dapat dipenuhi secara optimal dari hasil produksi gudang ini. Kami juga akan terus meningkatkan pemanfaatan fasilitas agar manfaatnya semakin luas bagi kelompok peternak," tambahnya.
Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Ngawi berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pemanfaatan gudang pengolahan pakan ternak, baik sebagai pusat produksi maupun sebagai sarana pelatihan dan edukasi bagi peternak serta masyarakat.
Editor : JTV Madiun

















