TULUNGAGUNG - Nasib tragis menimpa Katini, seorang nenek berusia 74 tahun warga Desa Mulyosari, Kecamatan Pagerwojo, Tulungagung. Korban ditemukan meninggal dunia usai tersambar kobaran api saat membakar sampah daun jati kering di ladang miliknya, Selasa (6/10).
Peristiwa memilukan itu bermula sekitar pukul 07.00 WIB ketika korban terlihat sedang membersihkan dan membakar daun jati kering di ladangnya. Sekitar 45 menit berselang, seorang saksi yang berada tidak jauh dari lokasi mendengar teriakan minta tolong.
Saat mencari sumber suara, saksi mendapati korban sudah tergeletak terlentang di tanah dengan kondisi pakaian masih terbakar. Karena panik dan ketakutan, saksi langsung meminta bantuan warga sekitar yang kemudian meneruskan laporan ke perangkat desa serta Polsek Pagerwojo.
Tim Inafis Satreskrim Polres Tulungagung bersama petugas medis Puskesmas Pagerwojo yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan medis.
"Dari hasil pemeriksaan, korban mengalami luka bakar lebih dari 80 persen. Petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban," ujar Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Nanang Murdianto.
Di sekitar lokasi kejadian, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa korek api gas warna kuning serta bilah sabit dengan kondisi gagang yang sebagian ikut terbakar.
Pihak keluarga korban menolak dilakukan proses autopsi dan memilih menerima insiden tersebut sebagai musibah. Setelah memastikan tidak ada unsur pidana, kepolisian menyerahkan jenazah Katini kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan. (Agus Bondan - Beny Setiawan)
Editor : JTV Kediri



















