BOJONEGORO - Kedatangan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno di SMP Negeri 1 Padangan, Kabupaten Bojonegoro, disambut meriah oleh para siswa dan siswi, Sabtu pagi.
Pratikno yang merupakan alumni SMP Negeri 1 Padangan mendapat sambutan istimewa dari keluarga besar sekolah. Kedatangannya disambut dengan penampilan karawitan yang dibawakan oleh para siswa SMP Negeri 1 Padangan.
Suasana semakin meriah ketika Pratikno berinteraksi langsung dengan para siswa melalui kuis. Sejumlah siswa yang berhasil menjawab pertanyaan kemudian mendapatkan hadiah.
Usai mengikuti prosesi penyambutan, Pratikno bersama rombongan menuju gedung baru SMP Negeri 1 Padangan untuk melaksanakan peresmian. Rombongan diiringi penampilan drumband dari para siswa sekolah tersebut.
Peresmian gedung baru ditandai dengan pemotongan pita oleh Menko PMK Pratikno. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti oleh Pratikno, didampingi Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro Cantika Wahono, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah, serta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro Anwar Murtadlo.
Peresmian tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah pejabat terkait. Di antaranya Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty, Komandan Kodim 0813 Bojonegoro Letnan Kolonel Infanteri Dedy Dwi Wijayanto, Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kuswara, serta Camat Padangan Novita Sari.
Di tengah rangkaian peresmian, turut digelar doa bersama. Doa tersebut ditujukan bagi masyarakat yang terdampak bencana agar diberikan keselamatan, ketabahan, dan kemudahan dalam menghadapi musibah.
Pendidikan Jadi Komitmen Pemerintah
Menko PMK Pratikno mengatakan, pembangunan manusia melalui sektor pendidikan menjadi salah satu komitmen penting pemerintah. Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan harus didukung dengan penyediaan sarana dan prasarana sekolah yang memadai.
Pratikno menjelaskan, pemerintah memiliki sejumlah program di bidang pendidikan, salah satunya melalui program revitalisasi sekolah.
“Pembangunan manusia melalui pendidikan merupakan salah satu komitmen penting pemerintah. Program pemerintah di bidang pendidikan juga sangat jelas, salah satunya melalui program revitalisasi sekolah,” ujar Pratikno.
Menurut Pratikno, pembangunan gedung baru SMP Negeri 1 Padangan telah dimulai sebelum program revitalisasi sekolah berjalan secara nasional.
Gedung baru tersebut diharapkan dapat memberikan lingkungan belajar yang lebih baik dan aman bagi para siswa, sekaligus mendukung peningkatan kualitas proses pembelajaran.
Pembangunan Pertimbangkan Risiko Bencana
Pembangunan gedung baru SMP Negeri 1 Padangan juga mempertimbangkan aspek keselamatan, termasuk potensi risiko bencana.
Direktur Jenderal Prasarana Strategis, Kuswara, menjelaskan bahwa pembangunan gedung telah mempertimbangkan aspek risiko bencana. Hal tersebut dilakukan agar bangunan sekolah dapat memberikan rasa aman bagi para siswa dan tenaga pendidik.
“Dalam pembangunan gedung ini tentu aspek keselamatan juga menjadi perhatian, termasuk risiko bencana. Kita berharap tidak terjadi bencana besar dan bangunan yang telah dibangun ini dapat digunakan dengan baik,” jelas Kuswara.
Pembangunan gedung SMP Negeri 1 Padangan sendiri telah dimulai sejak 2024. Namun, karena mengalami sejumlah kendala, proses pembangunan baru dapat diselesaikan pada tahun 2026.
Diharapkan Bermanfaat bagi Siswa dan Masyarakat
Kepala SMP Negeri 1 Padangan, Sucipto, menyampaikan bahwa peresmian gedung baru tersebut menjadi momentum penting bagi sekolah.
Menurutnya, keberadaan gedung baru diharapkan dapat memberikan manfaat bagi seluruh siswa dan siswi, terutama dalam menunjang kegiatan pembelajaran.
“Kami berharap gedung baru ini dapat memberikan manfaat bagi para siswa dan siswi, terutama dalam menunjang kegiatan pembelajaran. Tidak hanya untuk warga sekolah, kami juga berharap keberadaan gedung ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat di lingkungan sekitar,” ujar Sucipto.
SMPN 1 Padangan Terima Bantuan Pendidikan
Selain peresmian gedung baru, momentum Dies Natalis ke-61 SMP Negeri 1 Padangan juga diisi dengan penyerahan sejumlah dukungan untuk menunjang mutu pendidikan.
SMP Negeri 1 Padangan menerima Bantuan Mutu SMP Tahun 2026 dari Direktorat Sekolah Menengah Pertama, Direktorat Jenderal PAUD, Dikdasmen, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, senilai Rp50 juta.
Selain bantuan dana tersebut, SMP Negeri 1 Padangan juga menerima 350 buku yang terdiri dari 36 judul.
Bantuan buku tersebut diharapkan dapat menunjang proses pembelajaran sekaligus memperkaya sumber bacaan bagi para siswa.
Peringatan Dies Natalis ke-61 sekaligus peresmian gedung baru menjadi momentum spesial bagi keluarga besar SMP Negeri 1 Padangan.
Terlebih, gedung baru tersebut diresmikan langsung oleh Pratikno, yang pernah menjadi bagian dari keluarga besar sekolah sebagai alumni. Kini, Pratikno kembali ke almamaternya dalam kapasitas sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
Momen tersebut sekaligus menjadi pertemuan antara seorang alumni dengan almamaternya, sekaligus menjadi simbol dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Bojonegoro. (nata/yan)
Editor : JTV Bojonegoro



















