Menu
Pencarian

May Day di Madiun, Buruh Soroti Ketimpangan Upah dan Ancaman PHK

JTV Madiun - Jumat, 1 Mei 2026 14:47
May Day di Madiun, Buruh Soroti Ketimpangan Upah dan Ancaman PHK
May Day di Madiun, Buruh Soroti Ketimpangan Upah dan Ancaman PHK

KOTA MADIUN - Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Kota Madiun diwarnai aksi damai yang digelar Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR), Jumat (1/5/2026). Sekitar 50 buruh turun ke Alun-alun Kota Madiun untuk menyuarakan berbagai aspirasi terkait kondisi ketenagakerjaan.

Dalam aksi tersebut, buruh menyoroti ketimpangan upah yang dinilai belum sebanding dengan peningkatan produktivitas kerja. Selain itu, mereka juga menilai beban kerja semakin bertambah, sementara kepastian kerja justru semakin melemah.

Ketua SBMR, Aris Budiono, mengatakan kondisi tersebut menjadi perhatian serius para pekerja di tengah situasi ekonomi yang belum stabil.

“Produktivitas meningkat, tapi upah tidak ikut naik secara signifikan. Beban kerja bertambah, sementara kepastian kerja justru makin tidak jelas,” ujar Aris Budiono saat menyampaikan orasi.

Selain persoalan upah, buruh juga mengungkapkan kekhawatiran terhadap potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat dampak kondisi ekonomi global.

Menurut Aris, sebagian pekerja bahkan terpaksa beralih profesi demi bertahan hidup.

“Banyak yang akhirnya beralih jadi pengemudi ojek daring atau berdagang kecil-kecilan. Tapi penghasilannya masih jauh dari cukup dan belum sesuai standar,” tambahnya.

Dalam aksi tersebut, massa juga mendorong pemerintah untuk menghadirkan kebijakan ketenagakerjaan yang lebih adil dan berpihak pada pekerja, termasuk perlindungan bagi pekerja disabilitas serta penghapusan diskriminasi upah.

Sementara itu, aparat kepolisian turut melakukan pengamanan selama aksi berlangsung. Kasi Humas Polres Madiun Kota, Ipda Aris Yunandi, memastikan kegiatan berjalan aman dan kondusif.

“Aksi berjalan tertib, damai, dan kondusif. Seluruh peserta juga membubarkan diri dengan tertib setelah kegiatan selesai,” jelasnya.

Usai menyampaikan aspirasi, massa buruh membubarkan diri secara tertib dengan pengawalan petugas kepolisian.

Editor : JTV Madiun





Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.