Menu
Pencarian

Masalah Finishing Jadi Penyebab Kekalahan Persebaya dari Madura United

A.M Azany - Sabtu, 18 April 2026 12:55
Masalah Finishing Jadi Penyebab Kekalahan Persebaya dari Madura United
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares (Foto: Official Persebaya)

SURABAYA - Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares mengungkap penyebab kekalahan timnya dari Madura United pada pekan 28 Super League 2025/2026. Ia menyebut timnya mengalami masalah pada penyelesaian akhir.

Persebaya menelan kekalahan dari Madura United di Stadion Gelora Bung Tomo dengan skor 1-2, Jumat (17/04/2026) malam. Kekalahan ini menjadi yang pertama dari Madura United di kandang.

“Kami menciptakan banyak peluang, tetapi akurasinya masih kurang. Itu yang harus kami perbaiki,” kata Bernardo Tavares, Sabtu (18/04/2026).

Juru taktik asal Portugal tersebut menilai Persebaya sebenarnya sudah berkembang dari sisi permainan. Bahkan, tim Kota Pahlawan menciptakan lebih banyak peluang di babak kedua.

Baca Juga :   Tantangan Berat Persebaya untuk Bangkit di Markas Malut United

“Tetapi terkadang kami kurang beruntung. Ada tembakan yang diblok, ada yang keluar, atau peluang yang tidak berbuah gol,” tegasnya.

Tavares mengakui bahwa hasil ini membuatnya sedih karena Persebaya harus kehilangan poin di kandang. Apalagi, anak asuhnya sudah benar-benar berjuang untuk meraih kemenangan.

“Kami sangat sedih karena kalah di kandang sendiri. Terlebih lagi karena saya melihat para pemain bekerja sangat keras. Tetapi inilah sepak bola,” tegasnya.

Baca Juga :   Masalah Finishing Jadi Penyebab Kekalahan Persebaya dari Madura United

Namun, Persebaya tidak mau meratapi kekalahan dari Madura United. Sebab, dua pertandingan berat akan dihadapi Green Force yakni melawan Malut United dan Arema FC.

“Kami berharap tim medis bisa membantu memulihkan beberapa pemain agar kami memiliki lebih banyak pilihan. Saat ini saya masih harus melihat siapa saja yang tersedia,” tandasnya.

Editor : A.M Azany





Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.