SITUBONDO - Kesulitan mendapatkan LPG 3 kilogram mulai dirasakan warga di Kabupaten Situbondo. Sejumlah pembeli terpaksa pulang dengan membawa tabung kosong karena stok LPG di sejumlah titik penjualan mulai menipis.
Kondisi tersebut terjadi sejak Jumat, 28 Agustus hingga Rabu, 2 September 2026. Salah satunya terlihat di salah satu SPBU penyalur LPG di wilayah Panji, Situbondo. Stok LPG 3 kilogram di lokasi tersebut hanya tersisa sekitar enam tabung.
Gangguan pasokan terjadi karena distribusi LPG dari Banyuwangi ke Situbondo belum berjalan normal. Gangguan tersebut disebut berkaitan dengan penutupan akses atau sengketa lahan di fasilitas pengisian LPG Banyuwangi, PT MMP Bosowa.
Hingga kini, belum diketahui kapan distribusi LPG dari Banyuwangi akan kembali normal.
Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Situbondo berkoordinasi dengan Pertamina untuk mendatangkan pasokan LPG 3 kilogram dari Gresik. Pasokan alternatif tersebut diminta segera masuk ke Situbondo agar ketersediaan LPG untuk masyarakat tetap terjaga.
Pemerintah daerah berharap langkah tersebut dapat mencegah gangguan distribusi berkembang menjadi kelangkaan yang lebih luas.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak panik dan tidak melakukan pembelian LPG secara berlebihan selama pasokan alternatif masih dalam proses distribusi.
Editor : JTV Jember

















