Menu
Pencarian

Kota Blitar Kembali Gelorakan Semangat Nasionalisme Melalui Seminar Kebangsaan Di Istana Gebang

JTV Kediri - Senin, 15 Juni 2026 10:59
Kota Blitar Kembali Gelorakan Semangat Nasionalisme Melalui Seminar Kebangsaan Di Istana Gebang
Wali Kota Blitar Mas ibin bersama Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto. (Foto : Moch. Afif)

BLITAR - Kota Blitar kembali mempertegas identitasnya sebagai "Bumi Bung Karno" melalui perhelatan Seminar Nasional yang mengangkat tema “Membumikan Pancasila, Meneladani Ajaran dan Pemikiran Bung Karno untuk Indonesia Raya”. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu malam (14/6/2026) ini mengambil tempat di Istana Gebang, rumah masa kecil Sang Proklamator, yang memberikan suasana reflektif bagi para peserta.

Dalam sambutannya, Wali Kota Blitar, H. Syauqul Muhibbin (akrab disapa Mas Ibin), menekankan urgensi menjadikan Kota Blitar sebagai pusat pembelajaran kebangsaan. Menurutnya, keberadaan makam Bung Karno serta sejarah masa kecil beliau di kota ini menjadikan Blitar sebagai episentrum yang paling relevan untuk mendalami dan mengaktualisasikan napas perjuangan serta pemikiran-pemikiran Bung Karno dalam konteks berbangsa dan bernegara masa kini.

"Blitar bukan sekedar saksi bisu sejarah, tapi rahim dari pemikiran besar yang melahirkan bangsa ini. Kami ingin setiap jengkal kota ini, terutama Istana Gebang, menjadi ruang hidup tempat generasi muda menyerap langsung api semangat Bung Karno," ujar Mas Ibin.

Seminar ini menghadirkan tokoh-tokoh penting yang mendalami pemikiran kebangsaan, di antaranya Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, serta akademisi dari Universitas Airlangga, Airlangga Pribadi Kusuma. Jalannya diskusi dipandu oleh Joko Pramono, Kepala Sekolah Kelas Bung Karno, dengan melibatkan audiens yang beragam mulai dari akademisi, tokoh masyarakat, hingga kader organisasi dan elemen masyarakat umum.

Dalam forum tersebut, Hasto Kristiyanto memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah Pemerintah Kota Blitar. Ia menilai upaya pemerintah kota dalam menjadikan "Bulan Bung Karno" sebagai sebuah gerakan ideologis bersama rakyat merupakan langkah nyata dalam menjaga relevansi pemikiran Bung Karno agar tetap hidup di tengah dinamika zaman.

"Apa yang dilakukan Kota Blitar adalah bukti bahwa Pancasila tidak boleh hanya menjadi teks mati di buku pelajaran. Bung Karno selalu berbicara tentang kedaulatan dan keberdikarian. Di sinilah, di tengah rakyat, pemikiran itu harus terus dibumikan agar kita tidak kehilangan arah sebagai bangsa," tegas Hasto.

Secara keseluruhan, seminar ini bukan sekedar diskusi akademis, melainkan wujud nyata komitmen Kota Blitar dalam merawat warisan pemikiran Bung Karno. Melalui Istana Gebang, semangat gotong royong dan nilai-nilai Pancasila terus digaungkan, memperkokoh optimisme masyarakat untuk bersama-sama membangun Indonesia yang lebih maju, berdaulat, dan berkeadilan.(Moch. Afif)

Editor : JTV Kediri






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.