SURABAYA - Konser grup vokal asal Irlandia, Westlife, yang digelar di Graha Unesa Surabaya pada Minggu (8/2/2026), menuai gelombang kekecewaan dari penonton. Berbagai persoalan teknis dan manajerial dilaporkan terjadi, mulai dari sistem penukaran tiket yang semrawut hingga posisi duduk dengan pandangan terbatas (restricted view).
Penonton mengeluhkan jadwal konser yang molor tanpa penjelasan memadai dari pihak panitia di lokasi. Kondisi ini memicu ketidaknyamanan, terutama bagi penggemar yang telah mengantre sejak pagi.
Kecewa Tiket Mahal, Pandangan Terhalang
Masalah restricted view menjadi sorotan utama di media sosial. Dalam sebuah video TikTok yang viral, seorang penonton mengaku kecewa setelah membayar tiket kategori VVIP seharga hampir Rp 4 juta, namun mendapatkan pandangan yang terhalang.
“Bayar hampir Rp 4 juta VVIP tapi view-nya restricted. Layar panggung cuma kelihatan separuh,” keluh penonton tersebut dalam unggahannya.
Kekecewaan serupa juga diungkapkan penonton di kategori lain. Beberapa netizen menyebut area Silver D dan Gold D memiliki keterbatasan pandangan yang cukup parah. “Silver D restricted view parah, cuma kelihatan panggung sedikit. Akhirnya orang-orang mengamuk dan geser sendiri,” tulis salah satu komentar. “Gold D juga ada yang view-nya tertutup AC. Stres banget promotornya,” tambah penonton lain.
Promotor Dinilai Kurang Persiapan
Selain masalah pandangan, penonton mengkritik kebijakan panitia yang mengizinkan pemindahan kategori tiket secara sepihak di lokasi, yang dinilai tidak adil bagi pemegang tiket mahal. “Jadwal tidak sesuai, molor. Lalu yang Silver boleh pindah ke Gold, bagaimana perasaan yang sudah bayar mahal?” tulis warganet lainnya.
Fasilitas venue pun tak luput dari kritik. Suhu ruangan terasa panas akibat sistem pendingin udara (AC) yang tidak optimal di tengah kondisi penonton yang berdesakan. Panitia di lapangan juga dinilai tidak informatif dan kurang responsif saat dimintai penjelasan maupun solusi oleh penonton.
Klarifikasi Promotor Dinantikan
Meski diwarnai berbagai protes teknis, penampilan Shane Filan, Mark Feehily, Kian Egan, dan Nicky Byrne tetap berlangsung profesional. Westlife sukses membawakan deretan lagu hit seperti My Love, Flying Without Wings, dan You Raise Me Up yang disambut antusias oleh ribuan penggemar.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak promotor, Folagocorp, terkait berbagai keluhan tersebut. Publik berharap adanya evaluasi menyeluruh agar penyelenggaraan konser berskala internasional di Surabaya ke depan dapat berjalan lebih tertib dan sesuai ekspektasi. (Amellia Ciello)
Editor : Iwan Iwe



















