Menu
Pencarian


Kobaran Api di Bromo Meluas Hingga Bukit Cinta, Puncak Seruni Point Ditutup

Farid Fahlevi - Rabu, 12 Agustus 2026 23:30
Kobaran Api di Bromo Meluas Hingga Bukit Cinta, Puncak Seruni Point Ditutup
Kobaran api di Bukit Cinta dan Pakis Bincil kawasan Wisata Bromo, Probolinggo, pada Rabu (12/8/2026) malam. (Foto: Istimewa)

PROBOLINGGO - Kebakaran hutan dan Lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) terus meluas dan membesar. Dua titik terpantau di Bukit Cinta dan kawasan Pakis Bincil, Kabupaten Pasuruan, pada Rabu (12/8/2026) malam.

Kobaran api juga mulai mendekati kawasan Wisata Seruni Point dan Jembatan Kaca. Kondisi ini membuat Pemerintah Kabupaten Probolinggo menutup destinasi wisata puncak seruni point demi keamanan wisatawan dan masyarakat.

Proses pemadaman sulit dilakukan lantaran medan yang terjal. Kawasan Bukit Cinta dan Pakis Bincil memiliki kemiringan sekitar 80 derajat dengan kondisi tebing yang hampir tegak.

Komandan Korem 083, Kolonel Infanteri Wahyu Ramadhanus Suryawan, mengungkapkan, kawasan yang terbakar kurang lebih satu hektare lebih di Bukit Cinta, sementara di Pakis Bincil kurang dari setengah hektare.

"Kondisi medan di Bukit Cinta dan Pakis Bincil ini sangat curam. Ini membuat pemadaman secara manual tidak mudah dilakukan. Petugas tidak bisa melakukan pemadaman secara maksimal dari atas maupun dari bawah tebing," ujar Wahyu yang juga menjabat Dansatgas Karhutla Bromo.

Meski menghadapi medan sulit, tim gabungan tetap disiagakan selama 24 jam untuk melakukan pemadaman sekaligus mengantisipasi api meluas.

Upaya pemadaman dari udara juga dilakukan menggunakan helikopter water bombing.

"Namun, pada Rabu pagi operasi hanya dapat dilakukan sebanyak lima sorti karena terkendala kabut tebal, "jelasnya.

Sementara itu, terkait penutupan destinasi wisata puncak seruni point, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Probolinggo, Heri Mulyadi mengatakan penutupan dilakukan demi keselamatan wisatawan dan masyarakat.

"Karena kondisi kebakaran yang terus membesar dan merembet, demi keselamatan, Puncak Seruni Point kami tutup untuk pengunjung," ujarnya.

Penutupan destinasi puncak seruni point mulai berlaku pada 12 Agustus 2026 pukul 20.00 WIB. Selama penutupan, pengunjung maupun masyarakat dilarang memasuki kawasan Bukit Seruni Point.

Heri juga meminta para pelaku jasa wisata ikut membantu menyosialisasikan penutupan tersebut kepada wisatawan yang hendak berkunjung.

"Kami meminta para pelaku wisata ikut menyampaikan kepada pengunjung yang hendak datang ke Bukit Seruni Point, bahwa sementara kawasan tersebut ditutup," katanya.

Penutupan ini menjadi langkah antisipasi karena lokasi kebakaran berada di kawasan dengan medan terjal dan pergerakan api masih terus dipantau petugas.

Sejumlah personel dan kendaraan pemadam juga disiagakan di sekitar kawasan Seruni Point. Petugas terus melakukan pemantauan untuk mencegah api semakin mendekati kawasan wisata dan jembatan kaca.

Sementara itu, wisatawan dan masyarakat diminta mematuhi arahan petugas serta tidak mendekati kawasan yang terdampak kebakaran selama proses penanganan masih berlangsung. (*)

Editor : M Fakhrurrozi





Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.