Menu
Pencarian


Khofifah Lepas 305 Lulusan Penerima Beasiswa Asrama Mahasiswa Nusantara Surabaya

Bagoes Ri - Sabtu, 12 September 2026 16:41
Khofifah Lepas 305 Lulusan Penerima Beasiswa Asrama Mahasiswa Nusantara Surabaya
Khofifah Lepas 305 Lulusan Penerima Beasiswa Asrama Mahasiswa Nusantara Surabaya

SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menghadiri gelaran Simfoni Kebinekaan: Pengukuhan Mahasiswa Angkatan V Tahun 2026 dan Wisuda Pertama Mahasiswa Penerima Beasiswa Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) Surabaya. Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 305 lulusan resmi dilepas untuk siap berkontribusi bagi bangsa.

Khofifah mengungkapkan bahwa keberadaan AMN Surabaya merupakan inisiatif Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk merajut persatuan dan menguatkan wawasan kebangsaan sejak dini.

"Alhamdulillah, ini adalah proses yang kita ikhtiarkan bersama. Waktu itu Jawa Timur mengusulkan agar kita menyiapkan Asrama Mahasiswa Nusantara. Sebab, nilai kenusantaraan, keindonesiaan, dan NKRI harus dibangun dengan mutual understanding di antara seluruh daerah, terutama di kalangan kaum muda dan intelektual," ujar Khofifah.

Ia meyakini bahwa interaksi intensif antarmahasiswa dari bermacam latar belakang suku dan daerah di AMN dapat menumbuhkan rasa saling percaya (trust) serta saling menghormati (respect).

"Jadi, sebenarnya kita sedang merakit Indonesia melalui pendekatan intelektualitas," tegasnya.

Seleksi Ketat dan Pembinaan Karakter Kebangsaan

Untuk dapat menghuni AMN Surabaya sekaligus memperoleh program pembinaan, para mahasiswa harus melewati proses seleksi akademik yang ketat.

Syarat utamanya adalah terdaftar sebagai mahasiswa aktif di salah satu dari empat Perguruan Tinggi Negeri (PTN) mitra di Surabaya, yaitu Universitas Airlangga (Unair), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Negeri Surabaya (Unesa), serta Universitas Pembangunan Nasional (UPN) "Veteran" Jawa Timur.

Dalam skema operasionalnya, Rektor UPN Veteran Jatim ditunjuk secara resmi sebagai penanggung jawab AMN Surabaya. Sementara itu, seluruh penghuni AMN menerima dukungan beasiswa penuh dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan di bawah koordinasi Badan Intelijen Negara (BIN).

Jembatan Menuju Indonesia Emas 2045

Dari total 305 lulusan yang dilepas, beberapa di antaranya absen di lokasi acara karena telah terserap di dunia kerja sebelum resmi diwisuda, serta sebagian lainnya berhasil meraih beasiswa kelanjutan studi ke jenjang pascasarjana (S2).

Khofifah mengapresiasi sinergi antara BIN, LPDP Kementerian Keuangan, dan jajaran rektor PTN mitra. Ia berharap para lulusan AMN mampu menjadi benteng penguat fondasi NKRI.

"Intinya, kalangan muda dengan latar belakang intelektual yang luar biasa ini dididik, dibina, dan dibangun karakter keindonesiaannya. Semoga ini menjadi bagian dari penguatan landasan bagi NKRI, terutama dalam menyambut Indonesia Emas 2045," pungkasnya. (*)

Editor : Iwan Iwe






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.