MADIUN - Sebanyak 29 anak pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kota Madiun mengikuti edukasi kebakaran yang digelar petugas pemadam kebakaran, Sabtu (10/10/2026). Kegiatan ini bertujuan mengenalkan bahaya api, peralatan pemadam kebakaran, serta langkah aman saat menghadapi keadaan darurat.
Dalam kegiatan tersebut, anak-anak mendapat penjelasan mengenai peralatan pemadam dan cara pemadaman sederhana yang aman. Petugas juga memberikan edukasi tentang bahaya ular, termasuk imbauan agar anak-anak tidak menyentuh atau memegang ular secara langsung serta meminta bantuan orang dewasa jika menemukannya.
Selain edukasi untuk anak-anak, petugas Damkar mengingatkan masyarakat agar lebih waspada selama musim kemarau. Kebiasaan membakar sampah sembarangan berisiko memicu kebakaran, terutama ketika api merembet ke vegetasi kering atau area di sekitarnya.
Petugas Damkar Kota Madiun, Yudha Setiawan, turut memberikan edukasi mengenai keselamatan dalam menghadapi potensi bahaya kebakaran. Masyarakat diimbau untuk tidak membakar sampah sembarangan dan tetap memperhatikan kondisi lingkungan, terutama saat cuaca kering.
Baca Juga : Banjir Berulang Jadi Sorotan, Pemkot Madiun Singgung Penanganan BBWS Bengawan Solo
Kegiatan berlangsung meriah. Anak-anak tampak antusias saat menyaksikan petugas mempraktikkan penyemprotan air menggunakan unit pemadam kebakaran. Melalui edukasi sejak dini ini, anak-anak diharapkan semakin mengenali bahaya kebakaran dan mengetahui langkah yang tepat untuk menjaga keselamatan diri.
Editor : JTV Madiun



















