Menu
Pencarian


Kekeringan Melanda Magetan, Petani Randugede Beralih Tanam Ubi Jalar

Portaljtv.com - Sabtu, 24 Oktober 2026 13:07
Kekeringan Melanda Magetan, Petani Randugede Beralih Tanam Ubi Jalar
Ubi jalar hasil panen petani di Desa Randugede, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Ramdhan Rio)

MAGETAN - Keterbatasan pasokan air di musim kemarau memaksa petani di Kabupaten Magetan harus menyesuaikan jenis tanaman yang dibudidayakan. Seperti yang dilakukan petani di Desa Randugede, Kecamatan Plaosan yang kini beralih menanam ubi jalar karena dinilai lebih tahan terhadap cuaca panas dan tidak membutuhkan banyak air pada Sabtu (24/10/2026).

"Alasannya kami menanam ubi ini karena kurangnya air. Jadi milih menanam ubi gitu," ujar Mbah Rejo, salah satu petani setempat.

Musim kemarau dengan ketersediaan air yang terbatas memaksa petani di Desa Randugede mengubah pola tanam mereka. Jika sebelumnya jagung menjadi pilihan utama, kini sebagian petani beralih menanam ubi jalar untuk menyelaraskan kondisi lahan yang kekurangan air.

Ubi jalar dinilai lebih mampu bertahan di tengah cuaca panas serta tidak memerlukan pengairan sebanyak tanaman jagung. Kendati demikian, pilihan ini dihadapkan pada penurunan harga jual di tingkat petani.

Baca Juga :   Harga Jagung Pipil Kering Naik, Petani Magetan Berpeluang Raih Untung

"Kalau ubi oren manis, harganya rendah karena kemarin sudah 5.500 sampai 6.000, sekarang turun 3.000," tambahnya.

Di sisi lain, harga komoditas jagung justru terpantau lebih tinggi dibandingkan ubi jalar. Meski demikian, faktor ketersediaan air tetap menjadi pertimbangan utama para petani dalam menentukan langkah budidaya. (Ramdhan Rio)

Editor : Iwan Iwe






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.