PAMEKASAN - Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto menegaskan komitmennya untuk menertibkan aksi balap liar yang marak terjadi selama bulan suci Ramadan. Langkah tegas ini diambil demi menjaga keamanan, ketertiban, serta kekhusyukan ibadah masyarakat di Kabupaten Pamekasan.
Kapolres Pamekasan menegaskan pihaknya telah meningkatkan patroli rutin, khususnya pada jam-jam rawan. Razia dan pembubaran juga dilakukan di titik-titik yang kerap dijadikan arena balapan ilegal.
“Polres Pamekasan akan melaksanakan operasi kendaraan yang tidak layak digunakan yang digunakan di jalan raya dan digunakan balapan liar,”tegas AKBP Hendra Eko Triyulianto.
Penindakan meliputi penilangan, penyitaan kendaraan, hingga proses hukum apabila diperlukan. Selain itu, kepolisian juga menyasar penggunaan knalpot brong yang menimbulkan kebisingan berlebihan serta kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi teknis. Kendaraan yang terbukti melanggar akan diamankan sebagai barang bukti hingga pemilik memenuhi ketentuan yang ditetapkan.
“Kami melakukan operasi kendaraan yang tidak ada plat nomer, knalpot brong, dan tidak sesuai SNI selama bulan suci ramadan,’ ucapnya.
Tak hanya penegakan hukum, Polres Pamekasan juga mengedepankan pendekatan persuasif melalui edukasi kepada para remaja. Tokoh masyarakat, tokoh agama, serta berbagai elemen lainnya dilibatkan untuk memberikan pemahaman bahwa Ramadan adalah momen introspeksi dan perbaikan diri, bukan ajang unjuk keberanian di jalanan.
Orang tua pun diminta lebih proaktif dalam mengawasi anak-anak mereka. Pengawasan dan komunikasi yang baik diharapkan mampu mencegah remaja terlibat dalam aksi berisiko yang dapat merusak masa depan.
Kapolres turut mengimbau masyarakat agar berpartisipasi aktif menjaga keamanan dan ketertiban bersama. Di bulan penuh berkah ini, seluruh pihak diharapkan mampu menahan diri dan menjaga ketenangan agar Ramadan di Kabupaten Pamekasan berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhusyukan. (Abdurrahman Fauzi)
Editor : JTV Madura



















