KEDIRI - Gema takbir Hari Raya Idul Adha memang masih beberapa pekan lagi, namun hawa kesibukan sudah sangat terasa di Pasar Hewan Muning, Kota Kediri. Para pemburu hewan kurban mulai memadati pasar, memicu lonjakan omzet bagi para pedagang kambing.
Jika pada hari pasaran biasa pedagang rata-rata hanya mampu melepas 5 hingga 8 ekor kambing, kini angka tersebut melesat tajam. Dalam setiap hari pasaran, pedagang kini bisa menjual sedikitnya 12 ekor kambing ke tangan pembeli.
"Menjelang Idul Adha ini memang ada peningkatan signifikan. Kalau biasanya bawa sedikit, sekarang stok dagangan sengaja kami tambah karena permintaan mulai tinggi," ujar Basir, salah seorang peternak sekaligus pedagang kambing di lokasi, Rabu (6/5).
Peningkatan permintaan ini membuat para pedagang lebih berani menyetok barang. Basir mencontohkan, biasanya ia hanya membawa 8 ekor kambing ke pasar, namun kini ia memboyong hingga 18 ekor sekali jalan.
Baca Juga : Gudang Material Picu Macet di Cakarwesi Kota Kediri, Warga “Ngopi Bareng” Cari Solusi
Soal harga, pasar menawarkan variasi yang cukup lebar tergantung bobot dan jenisnya. Kambing kurban di Pasar Muning saat ini dibanderol mulai dari Rp 3 juta untuk ukuran standar, hingga menembus Rp 8 juta untuk ukuran jumbo dan kualitas unggulan.
Lonjakan aktivitas ini juga dikonfirmasi oleh pihak pengelola pasar. Koordinator Pasar Hewan Muning, Slamet Hariono, mencatat adanya kenaikan volume ternak yang masuk ke area pasar secara drastis.
"Pada hari biasa, volume kambing yang masuk hanya di kisaran 120 ekor. Namun mendekati Idul Adha ini, angkanya melonjak menjadi 200 hingga 250 ekor kambing setiap hari pasaran," jelas Slamet.
Baca Juga : Ngopi Kamtibmas di Kediri, Komjen Karyoto Luncurkan Ronda Digital 24 Jam Berbasis CCTV
Ia memprediksi, gelombang pembeli akan terus mengalir seiring semakin dekatnya hari H kurban. Puncak keramaian di Pasar Muning diperkirakan akan terjadi pada satu minggu sebelum Idul Adha, di mana transaksi diprediksi akan mencapai titik tertinggi. (Beny Kurniawan)
Editor : JTV Kediri



















