MADIUN - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Madiun memberikan bimbingan manasik haji bagi jamaah haji reguler tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kegiatan ini diikuti oleh 458 jamaah haji reguler dan 22 jamaah cadangan sebagai bagian persiapan sebelum menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
Bimbingan manasik haji bertujuan meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan jamaah dalam melaksanakan ibadah haji. Kegiatan ini akan berlangsung selama empat hari, terdiri dari tiga hari pembekalan teori dan satu hari praktik manasik di tingkat kecamatan. Materi yang disampaikan meliputi tata cara pelaksanaan ibadah haji, pemahaman rukun dan wajib haji, serta persiapan fisik dan mental jamaah sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Wakil Bupati Madiun, Dr. Purnomo Hadi, mengimbau agar jamaah senantiasa menjaga kesehatan, mengingat kondisi cuaca di Tanah Suci yang cenderung labil dan berbeda dengan kondisi di daerah.
Ke depan, manasik haji akan dibagi dalam tiga zona di wilayah Kabupaten Madiun. Zona satu berlokasi di Balerejo, Kecamatan Kebonsari, dengan jumlah 192 jamaah. Zona lainnya menyesuaikan wilayah tengah dan utara. Kepala Kemenhaj Kabupaten Madiun, Bisri Mustafa, menyatakan, pembagian zona bertujuan agar bimbingan dapat lebih efektif dan terfokus.
Baca Juga : Jelang Haji, 458 Jamaah di Madiun Jalani Bimbingan Manasik
Untuk pendampingan, Kemenhaj Kabupaten Madiun didukung tiga petugas PPIH kloter dan tiga petugas haji daerah. Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, jamaah haji Kabupaten Madiun terbagi dalam dua kloter, yaitu Kloter 24 dan Kloter 25, yang dijadwalkan berangkat pada 27 April 2026.
Editor : JTV Madiun



















