KEDIRI - Kediri yang biasa menjadi lokasi syuting beberapa film nasional, membuat insan perfilman di kediri membuat acara Kediri Class Acting. Dalam acara ini selain menghadirkan narasumber sutradara dan PARFI, juga menghadirkan serta aktor sekaligus komedian Isa Wahyu Prastantyo atau yang dikenal sebagai Isa Bajaj.
Pria yang tenar lewat serial Para Pencari Tuhan itu, berbagi pengalamannya dalam dunia akting dan industri hiburan dengan para peserta Kediri Class Acting di salah satu cafe di kecamatan Mojoroto Kota Kediri.
Menurutnya kesempatan ini sebagai pengalaman berharga sekaligus kehormatan bisa berbagi ilmu dan pengalaman, meskipun dirinya bukan berasal dari latar belakang akademisi seni peran. “Yang saya sampaikan tadi lebih kepada pengalaman pribadi selama berkecimpung di dunia akting. Mulai dari apa itu peran, hingga dasar-dasar akting yang pernah saya pelajari,” ujar Isa, Jumat (19/6/2026).

Isa menambahkan, dalam dunia akting yang terpenting adalah membangun rasa percaya diri. Ia menilai pada dasarnya setiap orang sudah pernah "berakting" dalam kehidupan sehari-hari, meskipun berbeda dengan akting profesional dalam film atau sinetron. “Yang penting itu pede dulu. Karena sebenarnya dalam kehidupan sehari-hari kita sudah sering berperan, hanya saja berbeda ketika kita tampil di depan kamera,” jelasnya.
Semangat dari para peserta, menurut Isa harus ditindaklanjuti dengan kegiatan nyata seperti produksi film pendek atau konten kreatif yang bisa dipublikasikan, salah satunya melalui platform digital. "Syukur-syukur talent dari kediri ini bisa menjadi talent-talent nasional nantinya," harapnya.
Sementara itu, sutradara dan filmmaker Kota Kediri, Harianto, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal untuk membangun ekosistem perfilman berbasis industri di Kediri. Pria yang akrab disapa Harry itu berharap para peserta dapat menjadi talenta yang siap terjun ke industri film di masa mendatang.
Harry menegaskan bahwa kelas ini terbuka untuk semua kalangan, tanpa batasan usia maupun latar belakang, sehingga dapat menjaring potensi yang lebih luas. "Sebenarnya telah banyak film film buatan sineas asli Kediri, sehingga saat ini juga diimbangi dengan pelajaran akting baik sebagai pemeran utama maupun figuran. Sehingga nantinya bila ada film yang lokasi syutingnya di Kediri, sejunlah talent sudah punya bekal banyak untuk melakoni berbagai peran dalam film tersebut, "jelasnya.
Ketua Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) Cabang Kediri Ellya Destiara Permata menilai, Kediri memiliki potensi besar di industri perfilman. Namun, menurutnya, potensi tersebut harus diimbangi dengan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni, baik itu sebagai pemeran ataupun kru. "Selama ini banyak peserta yang masih belum memahami proses casting. Oleh karena itu, melalui kelas akting dan kegiatan casting yang rutin, diharapkan masyarakat semakin memahami teknik dasar akting dan proses produksi film, "pungkasnya. (Beny Kurniawan)
Editor : JTV Kediri



















