BLITAR - Kecelakaan kereta api yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi dengan KRL di jalur Bekasi, Senin malam (27/4), berdampak luas. Sejumlah perjalanan kereta jarak jauh dibatalkan, termasuk KA Singasari relasi Blitar–Pasar Senen.
Di Stasiun Blitar, pembatalan ini membuat penumpang yang sudah bersiap berangkat terpaksa mengurungkan perjalanan. Tercatat ada 13 penumpang KA Singasari yang terdampak pada keberangkatan Selasa (28/4) sore.
PT KAI Daop 7 Madiun langsung memberlakukan kebijakan refund atau pengembalian tiket bagi penumpang. Seluruh penumpang yang terdampak mendapatkan pengembalian dana hingga 100 persen.
Salah satu penumpang, Jefri, mengaku harus membatalkan perjalanan bersama istrinya setelah mendapat informasi pembatalan. Ia pun mendatangi loket Stasiun Blitar untuk mengurus pengembalian tiket.
“Ya mau tidak mau dibatalkan, ini sedang proses refund,” ujarnya.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan layanan pembatalan tiket khusus KA Singasari dibuka selama tujuh hari ke depan.
“Penumpang bisa melakukan pembatalan dengan pengembalian penuh dalam waktu tujuh hari,” jelasnya.
Selain KA Singasari, satu perjalanan lain juga dibatalkan, yakni KA Madiun Jaya relasi Madiun–Pasar Senen. Pembatalan ini dilakukan sebagai dampak langsung dari gangguan operasional pascakecelakaan di jalur utama.
PT KAI mengimbau penumpang untuk terus memantau informasi resmi terkait jadwal perjalanan, serta menyesuaikan rencana keberangkatan guna menghindari kendala lanjutan. (Qithfirul Aziz)
Editor : JTV Kediri



















