PACITAN - Sejak pagi, halaman lokasi kegiatan di Desa Kasihan, Kecamatan Tegalombo, Pacitan, tampak lebih ramai dari biasanya. Warga datang bergantian, sebagian ditemani keluarga, menunggu giliran untuk memeriksakan kesehatan. Senyum lega terlihat setelah mereka selesai berkonsultasi dengan dokter.
Suasana hangat itu hadir dalam kegiatan pengobatan gratis yang digelar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pacitan bekerja sama dengan RSU Medical Mandiri Pacitan, Sabtu (8/2/2026), dalam rangka memperingati Hari Lahir Nahdlatul Ulama.
Bagi sebagian warga, layanan ini menjadi kesempatan berharga. Selain dekat dari rumah, mereka bisa memeriksakan kondisi kesehatan tanpa harus memikirkan biaya. Pemeriksaan kesehatan umum, cek tekanan darah, konsultasi dokter, hingga pemberian obat dilakukan langsung oleh tenaga medis profesional.
Pemilik RSU Medical Mandiri Pacitan, dr. H. Warkim Sutarto, MARS, menyebut kegiatan ini sebagai wujud pengabdian sosial yang selaras dengan nilai-nilai NU. “Harlah NU bukan hanya peringatan seremonial, tetapi momentum untuk hadir langsung di tengah masyarakat. Pengobatan gratis ini kami niatkan untuk membantu warga, terutama yang membutuhkan akses layanan kesehatan,” ungkapnya.
Baca Juga : Hendak Belanja Lebaran, Mobil Warga Nawangan Pacitan Hangus Terbakar
Ia menambahkan, sinergi antara PCNU Pacitan dan RSU Medical Mandiri Pacitan diharapkan dapat terus berlanjut dalam berbagai program sosial dan kesehatan lainnya. Menurutnya, masyarakat yang sehat adalah fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang kuat.
Hal senada disampaikan Dr. Mukodi, M.S.I, perwakilan PCNU Pacitan sekaligus mantan Rektor STKIP Pacitan. Ia mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat, mulai dari tenaga medis hingga relawan. “Inilah wajah NU yang sesungguhnya, hadir untuk kemaslahatan umat. Kegiatan seperti ini membuktikan bahwa NU selalu dekat dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Bagi warga Desa Kasihan dan sekitarnya, kegiatan pengobatan gratis ini menjadi bukti bahwa peringatan Harlah NU bukan sekadar mengenang sejarah organisasi, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata yang bisa langsung dirasakan. (Edwin Adji)
Editor : JTV Pacitan



















