LUMAJANG - Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang kembali menunjukkan aktivitas vulkanik. Kamis pagi (6/11), gunung tertinggi di Pulau Jawa itu mengalami erupsi dengan kolom abu membumbung setinggi 1.000 meter di atas puncak.
Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal dan condong ke arah utara serta timur laut. Erupsi terekam pada pukul 06.07 WIB dengan amplitudo maksimal 22 milimeter dan durasi sekitar dua menit 37 detik.
Rekaman CCTV di Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Pronojiwo, juga memperlihatkan kepulan asap tebal dari puncak Semeru saat erupsi terjadi. Dalam periode pengamatan 24 jam terakhir, PVMBG mencatat 22 kali letusan dengan ketinggian kolom abu antara 300 hingga 800 meter, serta 11 kali guguran lava pijar yang meluncur sejauh 300 hingga 2.000 meter ke arah tenggara, tepatnya di aliran Besuk Kobokan.
Meski aktivitas erupsi meningkat, fenomena tersebut masih berada di radius aman dan belum mengancam permukiman warga. Namun demikian, BPBD Lumajang mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bahaya sekunder berupa banjir lahar dingin, terutama seiring masuknya musim hujan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lumajang, Yudhi Cahyono, menegaskan bahwa kondisi cuaca menjadi faktor penting dalam penanganan potensi bencana di sekitar Semeru.
“Peralihan musim kemarau ke musim hujan cukup memengaruhi. Saat ini kita sudah menghadapi musim hujan, dan dikhawatirkan akan terjadi banjir-banjir lahar dingin,” ujarnya.
Ia juga mengimbau warga agar tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara dalam radius 8 kilometer dari puncak Semeru, serta menjauhi area sejauh 500 meter dari tepi sungai sepanjang aliran Besuk Kobokan yang berpotensi dilalui material guguran maupun lahar.
BPBD bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan dan koordinasi guna memastikan aktivitas Gunung Semeru tetap dalam kendali dan masyarakat sekitar dapat beraktivitas dengan aman. (Fadillah Putri)
Editor : M Fakhrurrozi



















